Soal Dugaan Penyelewengan Dana PKH di Tigaraksa, Kerugian Negara Ditaksir Mencapai Rp3 Miliar

  • Whatsapp
Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Nana Lukmana- (dok).

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang terus melakukan pemeriksaan sebagai saksi terhadap 3.600 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) guna mengusut dugaan Penyelewengan dana Program Keluarga Harapan (PKH) tahun anggaran 2018-2019 di wilayah Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten. 

Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Nana Lukmana mengungkapkan, hingga ini sudah ada 3.050 KPM yang dimintai keterangan. Ia menargetkan, pemeriksaan terhadap saksi akan rampung pada 15 Desember 2020 mendatang.  

Bacaan Lainnya

“Yang belum satu desa lagi itu Desa Cileles, ada 550 KPM PKH yang akan kita mintai keterangan sebagai saksi,” ungkap Nana kepada Redaksi24.com, Senin (8/12/2020). 

Ia melanjutkan, setelah pemeriksaan terhadap seluruh KPM PKH selesai, penyidikan akan dilanjutkan dengan melakukan pemeriksaan kepada pihak-pihak terkait mulai dari dinas, Agen Brilink, Pendamping Sosial Kabupaten, dan beberapa saksi tambahan. 

“Untuk tahap ini kita menargetkan pemeriksaan selesai pada akhir Desember,” imbuhnya.

BACA JUGA: 4000 Warga Tigaraksa Diperiksa Kejari Kabupaten Tangerang Terkait Dugaan Penyimpangan PKH

Ia juga mengungkapkan, dalam dugaan kasus penyelewengan dana PKH tahun anggaran 2018-2019 di Kecamatan Tigaraksa ini, pihaknya menemukan potensi kerugian negara mencapai Rp3 miliar. Meski begitu, untuk total pastinya ia masih menunggu hasil hitungan dari BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) setelah proses penyidikan selesai dilakukan.  

“Potensi kerugian negara ditaksir mencapai lebih dari 3 miliar tapi angka pastinya kita tunggu dari BPKP,” pungkasnya (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.