SMKN di Kabupaten Tangerang Mulai Uji Coba PTM

oleh -
SMKN di Kabupaten Tangerang Mulai Uji Coba PTM dinas pendidikan kabupaten tangerang
Di SMKN 9 Kabupaten Tangerang,, Banten, uji coba PTM dengan kapasitas 30 sampai 50 persen dari jumlah siswa sekolah tersebut.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Kabupaten Tangerang, Banten mulai melaksanakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan dengan jumlah terbatas serta menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

Setiap siswa siswi yang masuk ke lokasi sekolah diperiksa kelengkapan Prokes, seperti memakai masker dan pemeriksaan suhu tubuh. Mereka yang tidak menerapkan Prokes mendapat sanksi berbaris dan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan Indonesia.

Seperti di SMKN 9 Kabupaten Tangerang, uji coba PTM dengan kapasitas 30 sampai 50 persen dari jumlah siswa sekolah tersebut.

“Kami bagi 3 shift sesuai kapasitasnya, karena pembelajaran juga maksimal 3-4 jam per hari,” ungkap Wakil Kepala SMKN 9 Kabupaten Tangerang, Mansur di ruangannya, Kamis (2/9/2021).

Dikatakanya, antusias siswa maupun orang tua untuk melakukan belajar tatap muka sangat tinggi. Terbukti dengan adanya surat persetujuan dari para orang siswa yang menginginkan putra putrinya belajar PTM.

“Siswa sangat antusias, para orang tua 100 persen setuju untuk PTM,” imbuh Mansur.

BACA JUGA: Sekda Kabupaten Tangerang Bagi-Bagi Ikan kepada Ratusan Penyapu Jalan

Secara terpisah, Kepala SMKN 4 Kabupaten Tangerang, Hj Suharni menuturkan, uji coba PTM di sekolah yang dipimpinnya sudah seminggu dilakukan namun pelaksanaannya secara terbatas.

“Untul mapel kejuruan dan kelas 12, minggu besok bergiliran seluruh kelas 10 dan 11 dengan mapel esenaial, atau produktif dulu sesuai arahan Kadis (kepala dinas) pendidikan,” ungkap Suharni melalui WhatsApp.

Namun saat uji coba ini, lanjut dia, para siswa belum mengenakan pakaian seragam alias baju bebas. Di Minggu kedua bulan September ini semua siswa akan memakai seragam sekolah.

“Karena kemarin sudah mendahului lebih awal, kami mengejar target kompetensi siswa kelas 12, kasihan kalau nggak lulus uji kompetensi, Alhamdulilah sudah resmi diizinkan,” ujarnya.

Sementara siswa SMKN 4 yang sudah mendapatkan vaksinasi, kata dia, sebanyak 350 siswa. Pada 8 September 2021 ini akan dilakukan vaksinasi lagi untuk sebanyak 550 siswa.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdik) Kabupaten Tangerang, Saifulloh mengatakan, terkait pelaksanaan PTM secara resmi masih menunggu arahan dan kebijakan SatGas COVID-19.

“Mudah-mudahan pada September ini ada arahan dan kebijakan PTM dari Satgas COVID-19 Kabupaten Tangerang,” tandasnya.(RM1/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.