Siswa yang Kalah di Jalur Zonasi Pada PPDB Bisa Berjuang di Jalur Akademik

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana.

JAKARTA, REDAKSI24.COM – Bagi para calon peserta didik baru 2020 yang belum berhasil lolos melalui jalur zonasi, masih bisa mendaftar melalui jalur akademik.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana. Dalam konferensi pers di Kantor Disdik DKI Jakarta, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2020), Nahdiana menegaskan “apabila calon peserta didik baru belum diterima pada jalur zonasi, mereka masih bisa mendaftar melalui jalur prestasi (akademik).”

Bacaan Lainnya

Nahdiana menjelaskan jalur prestasi akademik memiliki 20 persen kuota untuk keseluruhan daya tampung sekolah. Dan pendaftaran melalui jalur akademik akan dibuka mulai 1 hingga 3 Juli 2020 mendatang.

Pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), sekolah negeri memiliki daya tampung mencapai 70.702 siswa, sedangkan dari jumlah siswa lulusan Sekolah Dasar (SD) di DKI Jakarta mencapai 153.016. Artinya SMP negeri bisa memenuhi 46,21 persen dari keseluruhan siswa lulusan SD.

BACA JUGA: Ketua Komisi X DPR RI Minta Mendikbud Turun Tangan Atasi Kericuhan PPDB

Sementara itu, untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) daya tampung sekolah negeri mencapai 28.428 siswa dan jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri memiliki daya tampung sebanyak 19.182 siswa. Jumlah siswa lulusan SMP mencapai 144.598, artinya daya tampung SMA dan SMK negeri dapat memenuhi 32,93 persen keseluruhan siswa lulusan SMP.

Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur prestasi akademik akan mempertimbangkan akumulasi nilai rapor dikali dengan akreditasi sekolah. Nahdiana menjanjikan kalau nilai akan menjadi faktor yang diprioritaskan dalam seleksi penerimaan.

“Sistem seleksi mengutamakan nilai akademis yang akan diurutkan, diperingkatkan seusai daya tampung,” tambahnya.

Surat Keputusan Kepala Disdik DKI No. 501 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis PPDB 2020 yang sudah dikeluarkan, jalur prestasi akademik dan luar Jakarta bakal dibuka 1 sampai 3 Juli untuk SMP, SMA dan SMK.

BACA JUGA: Komnas PA Anggap PPDB Sistem Zonasi dengan Batasan Usia Diskriminasi dan Melanggar Konstitusi

Pendaftaran dan pemilihan sekolah bakal dibuka tepat pukul 08.00 WIB pada 1 Juli, dan ditutup pukul 15.00 WIB pada 3 Juli. Sedangkan hasilnya diumumkan 17.00 WIB pada 3 Juli.

Pada proses seleksinya, nilai rata-rata rapor dikali akreditasi sekolah menjadi faktor utama penentu pemeringkatan PPDB jalur prestasi akademik. Disusul urutan pilihan sekolah, usia tertua ke usia termuda dan waktu mendaftar.

Untuk PPDB SMP, nilai rapor yang bisa dipakai diakumulasi dari kelas 4 sampai 6 SD, mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).

Sedangkan untuk PPDB SMA, nilai rapor yang bisa dipakai akumulasi dari kelas 7 sampai 9 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Sosial. (Agung/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.