Sidang Mediasi Diundur, Warga Benda Geruduk Kantor JKC

  • Whatsapp
Warga gusuran tol JORR Jakarta- kunciran- Cengkareng (JKC) gerudug dan menginap di kantor JKC di Tangcity.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM- Setelah sidang mediasi antara warga terdampak gusuran tol JORR Jakarta- kunciran- Cengkareng (JKC) diundur karena  tim apraisal dari pihak JKPP dan Kementerian PUPR tidak hadir pada Selasa, (3/11/2020), warga menggeruduk kantor JKC di Area Mal Tangerang City (Tangcity).

Hal itu dilakukan, karena mereka kecewa dengan tidak adanya jawaban yang memuaskan dari pihak JKC, Jasa Marga dan Kementerian PUPR. “Kami akan bermalam dan tidur serta menginap di kantor JKC sampai ada putusan harga yang sudah disepakati sebelumnya,” kata salah seorang warga.

Bacaan Lainnya

Selain itu, kata dia, tidak ada itikad baik dari pihak terkait. Bahkan, terkesan menganggap remeh warga Benda. “Tadi di PN agendanya sidang mediasi, namun pihak dari Kementerian PUPR yang diwakili oleh Martono tidak membawa surat kuasa dari Kementerian PUPR. Akhirnya hakim menunda sidang mediasi dan juga saya bersama warga tidak akan menyerah, bahkan nyawa pun siap menjadi taruhannya,” ungkapnya. 

Sementara itu, Kuasa Hukum Warga Benda Mamduh Umam menyatakan, penyebab sidang diundur karena pihak Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) tidak hadir dan perwakilan Kementerian PUPR yang hadir tidak membawa surat kuasa. 

BACA JUGA: Tidak Terima Hasil Putusan PN Tangerang, Warga Terdampak JORR II Geruduk Kantor BPN

“Semuanya berpijak pada aturan formil. Kita sudah ikuti prosedur bahwa gugatan sudah masuk, akan tetapi pihak-pihak tertentu tidak hadir,” ujarnya. 

Mamduh menambahkan, dalam kasus ini terdapat 27 bidang tanah di Kampung Baru yang digusur untuk proyek tol JORR II tetapi nilai ganti pembebasan belum tuntas. 

BACA JUGA: Akses Jalan Ditutup, Ratusan Warga Benda Demo Pengembang Tol Kunciran-Bandara Soetta

Menurutnya, warga pada 27 bidang tersebut menginginkan harga pembebasan lahan Rp7 juta per meter persegi, bukan Rp2,6 juta  per meter persegi. 

“Permohonan kita diangka Rp7 juta karena kita lihat ada perbandingan harga dari satu dengan yang lainnya,” pungkasnya.(Agus/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.