Siaga La Nina, BPBD Banten Bangun Posko Siaga Bencana di Selatan Lebak

  • Whatsapp
posko bencana
BPBD Banten bersama pihak terkait membangun posko bencana di Kabupaten Lebak.

KABUPATEN LEBAK, REDAKSI24.COM – Sejumlah daerah di Provinsi Banten diramal bakal dilanda badai La Nina menyusul mulai tingginya intensitas hujan tahun ini.

Untuk kesiapsiagaan dan kedaruratan mengantisipasi dampak fenomena badai La Nina, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten membangun posko bencana alam di selatan Kabupaten Lebak.

Bacaan Lainnya

Kepala BPBD Banten, Nana Suryana mengatakan, posko tersebut difungsikan sebagai pusat pelayanan informasi bencana serta sosialisasi guna memberikan edukasi antisipasi kebencanaan kepada masyarakat setempat.

Selama ini, kata dia, berdasarkan laporan BMKG terjadi fenomena La Nina mulai Oktober sampai Desember mendatang dengan ditandai curah hujan tinggi, sehingga berpotensi terjadinya bencana alam, seperti banjir, longsor dan angin kencang.

BACA JUGA: Antisipasi Bencana, Ratusan Personel Brimob Disiagakan di Banten

BPBD Banten menyediakan berbagai bantuan peralatan evakuasi dan ketersediaan logistik guna mengantisipasi dan memberikan pertolongan pertama jika suatu saat terjadi bencana alam.

Peralatan evakuasi disediakan itu, seperti perahu karet, tenda, alat pendeteksi bencana, alat kesehatan juga bantuan bahan pokok, makanan dan minuman.

“Posko bencana alam di selatan Kabupaten Lebak dipusatkan di Kecamatan Panggarangan,” katanya.

Menurut dia, pendirian lokasi posko bencana alam di kecamatan itu karena dinilai strategis dan lebih efektif untuk menjangkau Kabupaten Lebak dan Pandeglang.

Selain itu, pihaknya juga dibantu relawan mitigasi bencana, Polisi, TNI, instansi pemerintah daerah setempat.

Disamping itu juga memberikan simulasi evakuasi kepada warga jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam.

“Kami memberikan edukasi melalui simulasi bagaimana cara menyelamatkan diri ketika terjadi bencana alam itu,” katanya.

Ia mengatakan, dampak fenomena La Nina menyebabkan intensitas curah hujan tinggi disertai angin kencang tersebut berpotensi menimbulkan bencana sehingga masyarakat harus mewaspadainya.

BPBD Provinsi Banten juga berencana membuka posko tersebut hingga akhir tahun 2020 nanti.

“Kami bersama berbagai unsur terkait siap dalam memberikan layanan bantuan dalam antisipasi maupun pertolongan pertama saat terjadi bencana, sehingga masyarakat merasa aman” katanya.(ANT/DIFA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.