Setelah Melarikan Diri, Dokter Yang Peras Dan Lecehkan Penumpang di Bandara Soetta dibekuk Polisi

  • Whatsapp
Pelaku pelecehan seksual
EFY, pelaku pemerasan dan pelecehan seksual (pakai topi merah) dibekuk Polresta Bandara Soetta di Balige, Sumut

BANDARA SOEKARNO HATTA, REDAKSI24.COM – EFY seorang petugas medis yang diduga melakukan pemerasan dan pelecehan seksual setelah melakukan rapid test terhadap LHI dibekuk Satreskrim Polres Bandara Internasional Soekarno-Hatta, di Balige, Toba Samosir, Sumatera Utara. 

Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Kompol Alexander Yuriko mengatakan setelah ditetapkan sebagai tersangka petugas kemudian memburu EFY. 

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah berkat bantuan doa masyarakat tim Garuda Satreskrim Polresta Bandara Soetta dini hari tadi 01.00 berhasil mengamankan tersangka tindak pidana pelecehan, penipuan, dan pemerasan,” ungkap kasat di Bandara Soetta, Jumat (25/9/2020). 

Kasat menjelaskan, kasus ini diketahui setelah viral di media sosial. Namun sangat disayangkan pelaku sempat melarikan diri untuk menghindari hukum. 

BACA JUGA: Mahasiswa Jayapura Dibekuk Polresta Bandara Soetta Karena Gunakan Suket Sehat Palsu

“Saya yakin masyarakat sudah tahu karena sudah viral di media sosial, tersangka EFY kami amankan di daerah Balige, Toba Samosir, Sumatera Utara, tersangka sudah dibawa ke Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta untuk penyidikan lebih lanjut,” ujarnya. 

Dengan adanya penyidikan nanti, kata Alex, pihaknya berharap petugas bisa menemui titik terang atas kasus ini. Dan polisi mengetahui persembunyian pelaku saat tim dari Satreskrim mendatangi sebuah universitas swasta di bilangan Sumut. 

“Kami berkoordinasi dengan tempat yang bersangkutan menimba ilmu di sebuah universitas swasta di Sumut. Dari situ kami dapat pastikan bahwa yang bersangkutan adalah sarjana kedokteran berstatus dokter. Namun hal itu harus dikonfirmasi terlebih dahulu ke IDI, apakah yang bersangkutan sudah pernah mengabdi sebagai dokter atau semacamnya,” kata Kasat.

BACA JUGA: Sidak Bandara Soetta, Menhub Pastikan Protokol Kesehatan Diterapkan Dengan Baik

Seperti diketahui, kasus ini mencuat setelah LHI yang diduga mendapat perlakuan tidak menyenangkan oleh pelaku menulis dan  mengunggah pengalamannya itu di Medsos. 

Pasalnya, saat yang bersangkutan akan bepergian ke Nias dan melakukan pemeriksaan rapid test di bandara Soetta di peras dan dilecehkan oleh pelaku. (Iqbal/Aan)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.