Setahun Terkatung Katung, Korban Bencana Alam Lebak Minta Pemerintah Realisasikan Huntap

oleh -
Warga korban bencana alam Lebak Ema Erat (55) setahun lebih harus tinggal di sawung reot karena rumahnya tersapu banjir.

LEBAK, REDAKSI24.COM– Sudah satu tahun lebih korban banjir bandang di Kabupaten Lebak harus tinggal di sawung dan numpang di rumah kerabatnya. 

Karena itu para korban bencana alam yang terjadi pada awal 2020 tersebut, mendesak kepada pemerintah untuk segera merealisasikan pembangunan hunian tetap (Huntap) yang dijanjikan.

“Kami sekarang bersama lima anak terpaksa tinggal di saung karena rumah hilang terseret banjir bandang,” kata Ema Erat (55) warga Banjar Irigasi Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (19/6/2021)

 Ema menceritakan, bencana alam yang terjadi pada awal 2020 membawa kesengsaraan bagi dirinya dan masyarakat setempat. mengingat belasan rumah  di daerah tersebut hilang disapu banjir bandang.

BACA JUGA: Dana Huntap Korban Banjir Lebak Banten Terancam Hangus

Saat ini, kata dia, warga yang kehilangan tempat tinggal, sebagian numpang di rumah orang tua atau kerabat, Ada pula yang menyewa rumah.

“Kami sudah berlangsung setahun lebih masih tinggal di saung gubuk sambil menunggu bantuan huntap itu,” kata dia.

Begitu juga dengan korban bencana alam lainnya. Keluarga Eno Suganda (45) mengatakan dirinya kini tinggal bersama warga di hunian sementara (huntara) yang dibangun lembaga kemanusian Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Kampung Tangguh, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak. Di hunian tersebut terdapat 61 kepala keluarga (KK).

“Kami tentu tidak merasa betah jika terus kelamaan tinggal di sini,” katanya.

Menurut dia, masyarakat korban bencana alam sangat mengharapkan relokasi ke tempat yang lebih aman, nyaman dan sehat di huntap. Sebab, tambah dia, tinggal di huntara mereka tidak tenang dan nyaman. “Kami merasa senang jika pemerintah menyediakan huntap di tempat relokasi baru,” papat dia.

BACA JUGA: BPBD Banten Berharap Huntap Bagi Korban Bencana Lebak Segera Terealisasi

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Pebby Rizki Pratama mengatakan, pemerintah daerah masih mencari lokasi untuk pembangunan huntap bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di Kecamatan Lebak Gedong, Cipanas, Sajira, Curug Bitung, Maja dan Cimarga.

Pemerintah daerah, papar dia, menargetkan tahun 2021 pembangunan itu bisa terealisasi. “Kami rencana membangun bantuan huntap sebanyak 378 unit rumah,” katanya. (Mansyur/Ant/Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.