Server Error, Pendaftaran PPDB SMA Negeri di Banten Balik Lagi ke Offline

oleh -
Server Error, Pendaftaran PPDB SMA Negeri di Banten Balik Lagi ke Offline
Ilustrasi/Ist

TANGERANG, REDAKSI24.COM- Gubernur Banten, Wahidin Halim meminta Dinas Pendidikan (Dindik) Banten untuk  untuk mengubah sistem pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) tahun 2021 di Provinsi Banten dari online menjadi offline. Hal tersebut diakibatkan adanya kendala dimana situs pendaftaran PPDB bermasalah sejak hari pertama dibuka pada Senin (21/6/2021) lalu.

“Sekarang kita kembalikan lagi kepada sistem manual dan kembalikan kepada sekolah. Iya (sistem) offline,” kata pria yang akrab disapa WH ini.

Menurut WH dari laporan yang diterimanya, penyebab situs web PPDB error karena adanya kendala teknis, yakni server tidak sanggup menerima traffic kunjungan yang tinggi.

BACA JUGA: Server PPDB SMA Down, JARSUS : Dindik Tidak Pernah Belajar Dari Pengalaman

“Bebannya terlalu berat, kemampuan kita terbatas karena (pengunjung) banyak dari luar Banten juga semua ke sini, penuh, jadi meledak rupanya,” ujar WH.

Menurut WH dengan kejadian ini pihaknya akan melakukan evaluasi proses PPDB tahun 2021 dan akan memberikan sanksi berupa pemecatan kepada petugas yang menangani situs web PPDB. 

BACA JUGA: Server Error, Wakil Ketua DPRD Banten Minta PPDB SMA Diperpanjang

“Akan dievaluasi, dipecat yang tangani itu (petugas situs webnya),” tegasnya. 

Sementa itu Pengamat Kebijakan Publik Adib Miftahul mengaku prihatin dengan terus berulangnya permasalahan pendaftaran PPDB online di Provinsi Banten ini. Menurut Adib kondisi menunjukan bahwa Pemprov Banten khususnya Dindik Banten tidak bisa beradaptasi dengan teknologi.

BACA JUGA: Kepala KCD Kabupaten Tangerang Ingatkan Kepala Sekolah Jangan Pertaruhkan Jabatan Saat PPDB

“Bagaimana tidak hampir tiap tahun masalah server error saat PPDB terus berulang, hal ini menunjukan mereka tidak bisa beradaptasi dengan teknologi. Dengan teknologi seharusnya bisa memudahkan ini malah menyusahkan masyarakat,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif di Kajian Politik Nasional (KPN) ini.

Menurut Adib seharusnya jika terjadi masalah pihak Dindik segera melakukan evaluasi secara menyeluruh agar permasalahan di proses pendaftaran PPDB tidak terus berulang.

“Saya pikir kalaupun dilakukan evaluasi, namun hal itu tidak dijalankan dengan benar dan menyeluruh,” tegasnya.

Adib juga meminta kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Banten untuk memberikan perhatian khusus terhadap masalah ini. Sebab perbaikan kualitas pendidikan yang menjadi janji politiknya dulu, hingga masa jabatan berakhir masih terus ditemui.

“Bahkan masalah ini sudah ada sejak awal mereka menjabat dan hingga menjelang akhir jabatannya masalah ini terus ada,” pungkasnya. (Tim/Hendra)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.