Seru, Mantan Wagub Sumsel Pimpin Ribuan Relawan Sosialisasikan Kotak Kosong

  • Whatsapp
Eddy memimpin ribuan relawan menyosialisasikan kotak kosong di pilkada OKU

BATURAJA, REDAKSI24.COM–Ribuan relawan kotak kosong di Kabupaten OKU (Ogan Komering Ulu), Sumatera Selatan (Sumsel), mulai menyosialisasikan tahapan Pilkada, termasuk mantan Wagub Sumsel Eddy Yusuf bergabung di dalamnya.

Tujuan ribuan relawan menyosialisasikan Pilkada agar  masyarakat menyalurkan hak suara saat pemilihan nanti.

Bacaan Lainnya

Bahkan, mantan Wagub (Wakil Gubernur) Provinsi Sumsel Eddy Yusuf sebagai pemegang komando memimpin barisan turun ke desa-desa guna mengajak masyarakat khususnya para pendukung untuk mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) guna memilih kotak kosong.

“Sosialisasi ini bisa dilakukan kapan saja karena sifatnya bukan kampanye. Tugas sukarelawan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bagaimana cara memilih kotak kosong di bilik suara pada tanggal 9 Desember 2020,”ujar Eddy Yusuf di Baturaja, Kamis.

BACA JUGA:Konser Musik dan Sejumlah Kegiatan Diharamkan Saat Kampanye Pilkada, Dasarnya Ini!

Kata Eddy pihaknya menerjunkan sebanyak 5.350 sukarelawan mulai dari kalangan tokoh masyarakat dan agama, kaum milenial, hingga sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang sudah terdaftar untuk desa, kecamatan, dan Kabupaten OKU.

“Sebagian sukarelawan, baik di tingkat desa maupun kecamatan, sudah mulai bertugas dari rumah ke rumah tanpa dikomandoi,” ungkapnya.

Sukarelawan ini juga akan menjadi tim pemantau PPK, KPU, dan seluruh TPS di Kabupaten OKU.

BACA JUGA:Tok, Pilkada Pandeglang ‘Gajah’ Lawan ‘Semut’

Dalam sosialisasi tersebut, menurutnya, para relawan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa memilih kotak kosong tidak melanggar aturan dan undang-undang.

“Masyarakat jangan terkecoh oleh politik oknum yang mengatakan bahwa memilih kotak kosong tidak ada gunanya. Jadi, jangan golput saat pemilihan nanti,” imbuhnya.

Diketahui KPU Kabupaten OKU menetapkan Kuryana Azis dan Johan Anuar yang didung 13 parpol sebagai pasangan calon semata wayang pada helatan Pilkada Serentak 9 Desember mendatang.

“Pleno penetapan pasangan calon kepala daerah ini kami lakukan secara tertutup di Kantor Sekretariat KPU OKU,” kata Ketua KPU Kabupaten OKU Naning Wijaya didampingi Koordinator Divisi Teknis Yudi Risandi.(Edo/Ant/Jaya)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.