Seru! Embung Cibereko Cigandeng Pandeglang Jadi Ajang Adu Nyali Anak-Anak

  • Whatsapp
embung cigandeng pandeglang
Anak-anak berenang dengan car melompat dari atas jembatan di Embung Cigandeng, Pandeglang., Banten.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Embung Cibereko merupakan salah satu embung atau telaga yang dibangun Pemerintahan Desa Cigandeng, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten. Bangunan embung yang memiliki luas kurang lebih satu hektar itu dibuat dengan konsep destinasi wisata alam desa.

Bangunan embung Cibereko, Desa Cigandeng tersebut, adalah satu diantara embung desa di Pandeglang, yang menjadi skala proritas pembangunan program Dana Desa (DD). Sebab di Pandeglang, tidak hanya Desa Cigandeng yang memiliki embung, mayoritas desa di Kota Santri itu punya telaga buatan atau embung.

Bacaan Lainnya

Dari salah satu tujuan pemerintah membuat embung, untuk menampung air dalam menghadapi musim kemarau. Sehingga ketika musim kemarau tiba, lahan pertanian para petani pada masing-masing desa tidak akan kesulitan air.

BACA JUGA: Bawaslu Pandeglang Minta Rapid Test Gratis

Namun embung yang dibangun Desa Cigandeng, memiliki konsep berbeda diantara embung yang ada di desa lainnya. Telaga itu dibuat selain untuk pemenuhan air bagi lahan pertanian kala musim kemarau, tapi dijadikan wisata alam desa.

Ketika melihat kondisi di lapangan, bangunan embung Cibereko itu saat ini memang belum maksimal, karena proses pembangunan yang dilakukan melalui dana desa berjalan secara bertahap. Karena di lokasi belum lengkap dengan sarana penunjang wisata lainnya.

Tak hanya itu, wisata embung desa tersebut juga belum secara resmi dibukan, karena proses pembangunan yang dilakukan belum selesai secara maksimal. Bahkan ketersediaan sarana di lokasi juga masih terbatas, dan di lokasi itu juga belum ada pelaku usaha yang membuka usaha jajanan bagi para pengunjung.

Akan tetapi, meski bangunan embung itu masih jauh dari kata sempurna, sudah banyak diminati wisatawan, khususnya anak -anak yang hobi berenang. Karena kalau dilihat dari sisi kelayakan, wisata embung desa bisa dibilang sudah layak untuk dijadikan tempat renang baik anak-anak maupun dewasa.

Anak-anak usia SD sekitar kelas 5 dan 6 itu terlihat nampak seru dan senang, berenang di kawasan wisata Embung Cibereko. Mereka nampak asyik main lompat-lompatan dari atas jembatan pelangi ke dalam embung.

Bahkan keberanian anak-anak itupun nampak terlihat, saat mereka lompat dari atas jembatan ke dalam embung atau telaga buatan yang memiliki kedalam sekitar kurang lebih 2 meter. Namun pastinya, merekapun (anak-anak) cukup hati-hati dalam menjaga keselamatan diri saat berenang di telaga buatan itu.

BACA JUGA: Desa Cigandeng Pandeglang Bangun Embung Raksasa

Seperti yang dikatakan Asep, seorang pengunjung wisata embung Cibereko, ia mengaku senang berenang di kolam ini. Karena kolamnya luas sehingga bisa lebih leluasa, bahkan ia juga tidak merasa takut meskipun kolam itu terlalu dalam bagi dirinya.

“Tidak takut meskipun dalam juga, kan saya bisa berenang, jadi tidak akan tenggelam,” kata Asep sambil tertawa riang bersama anak-anak lainnya, Minggu (5/7/2020).

Ia juga mengaku, tiap hari berenang di telaga buatan tersebut, karena rumahnya tidak jauh dengan lokasi embung. Ditambah, kata Asep, sekolah sekarang lagi libur, jadi kalau sore hari bisa bermain dan renang bersama teman-teman di embung ini.

“Rumah saya kan dekat dari sini (embung) jadi bisa tiap hari atau kapan saja berenang,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Desa Cigandeng, Kecamatan Menes, Sukma mengatakan, bangunan embung memang dikonsep untuk wisata desa. Artinya tidak hanya untuk penyediaan air untuk lahan pertanian warga dikala musim kemarau. Namun, kata Sukma, proses pembangunan belum selesai secara maksimal, karena pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dengan penyesuaian ketersediaan anggaran.

“Sengaja kami membuat embung ini dengan konsep wisata. Karena kami rasa embung tidak hanya sebatas untuk penampungan air saja, tapi bisa juga dijadikan destinasi wisata alam yang bisa mendongkrak prekonomian warga,” ungkapnya.

BACA JUGA: Lahan Dispar Pandeglang di Kawasan Wisata Cikoromoy Dibiarkan Telantar

Kata Kades, sekarang ini masih banyak yang perlu dilakukan penataan agar wisata embung menjadi sempurna. Mulai dari penyediaan sarana pelampung renang bagi pengunjung, tempat- tempat untuk pelaku usaha kecil serta sarana penunjang lainnya.

“Kondisi air embung juga cukup bagus, karena dari air serapan. Jadi kami yakin, ketika wisata ini juga benar-benar maksimal, akan menarik perhatian wisatawan dan bisa menarik PADes (pendapatan asli desa),” ujarnya.(Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.