Seorang Pemuda di Ponorogo Peristri Nenek 76 tahun

  • Whatsapp
Ali mendadk terkenal di Ponorogo setelah memperistri nenek 76 tahun bernama Yainem
Ali Nursyahid (29) bersama pasangan yang baru dinikahi, Yainem (76) menunjukkan buku nikah usai acara ijab-qobul di kantor KUA Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jatim, Sabtu (28/11).

PONOROGO, JATIM, REDAKSI24.COM– Ali Nursyahid, pemuda usia 29 tahun, mendadak beken di seantero Kabupaten Ponorogo hingga menjadi trending topik di sejumlah grup media sosial setelah memperistri nenek 76 tahun bernama Yainem yang belum lama dikenalnya di pasar tradisional di Slahung, Ponorogo, Jawa Timur.

Ali yang sehari-hari hidup bertani, saat ini hidup bahagia serumah dengan Yainem, istri yang baru dinikahinya dalam sebuah prosesi ijab-qobul sederhana di rumah mempelai perempuan di Dusun Bandungan, Slahung, Ponorogo.

Bacaan Lainnya

Proses perkenalan hingga masuk jenjang pernikahan antara Ali Nursyahid dengan nenek Yainem tergolong pendek.

Sebagaimana penuturan Ali kepada awak media, dia bertemu dengan sang tambatan hati pada Oktober, sekitar sebulan lalu.

BACA JUGA:Nongkrong ke Gunung Luhur Sambil Bawa Senpi,  Pemuda Ini Diamankan Polisi

“Ya awalnya iseng juga sih ke pasar terus langsung ketemu ibunya ini. saya tanya mau atau tidak. Kalau mau ya lanjut. Alhamdulillah,” tutur Ali menceritakan kisahnya memperistri Yainem, Sabtu.

Pemuda asal Desa Mrayan, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo ini mengaku tidak peduli pernikahannya dengan perempuan yang terpaut 47 tahun itu menjadi bahan pergunjingan orang.

Baginya, jika dia sudah merasa mantap, hidup berumah tangga ini akan dia jalani dengan bahagia.

Saat acara pernikahan pun, sanak saudara hadir semua. Demikian pula para tetangga bahkan perangkat desa. Ada kesan heboh dengan pernikahannya. Namun Ali justru merasa bahagia.

BACA JUGA:Penjambret Kalung Emas Milik Nenek Berusia 94 Tahun di Pondok Aren Dihadiahi Timah Panas

“Terserah orang mau ngomong apa. Yang penting kami bahagia. Semoga saya (bisa) membimbing keluarga,” ucap Ali.

Dihubungi terpisah, Sabtu, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Slahung, Ponorogo, Tajul Mujahidin, juga mengaku terkesan dengan pernikahan Ali-Yainem.

Katanya, selama menjadi kepala KUA sejak 2014, baru kali ini menemui peristiwa fenomenal menikahkan pasangan yang terpaut usia hampir setengah abad.

“Kalau untuk pembinaan pernikahan, kalau umur sekian (76 tahun) dengan umur sekian (29 tahun) ada yang katakan bisa ada yang katakan sulit,”tutur Tajul.

Oleh karenanya, usai menikahkan, Tajul pun berpesan kepada mempelai untuk saling menyamakan persepsi.

Tetapi rupanya Yainem terlihat begitu bahagia. “Setelah kami wawancara, yang bersangkutan, senang begitu ibunya (Yainem) itu punya teman di rumah. Padahal dari latar belakang masing-masing ada perbedaan (usia),”jelasnya.
Tajul Mujahidin memastikan pernikahan Ali-Yainem sah secara agama maupun secara hukum negara.

“Pernikahan mereka sudah tercatat di KUA Slahung. Persyaratan semua juga sudah dipenuhi. Kebetulan Bu Yainem ini tidak memiliki saudara, sehingga saya selaku kepala KUA menjadi wali,” imbuh Tajul.(Jay De Menes/ANTARA)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.