Seorang Kakek Asal Gunung Kaler Ditangkap Polisi Karena Setubuhi Anak di Bawah Umur

  • Whatsapp
Kakek setubuhi anak
Ilustrasi kakek setubuhi anak dibawah umur.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM –– Aksi bejad menyetubuhi anak di bawah umur dengan pelaku seorang kakek berinisial SLM (70) terjadi di Kampung Nambo RT 005/ RW 003, Desa Cibetok, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, Banten. Tak tanggung-tanggung, perbuatan cabul pria uzur ini dilakukannya sebanyak empat kali terhadap Mawar yang baru berusia 12 tahun. 

Kapolsek Kresek AKP Suyana menerangkan, kronologis persetubuhan terhadap anak di bawah umur ini berawal saat korban sedang bermain petak umpet bersama teman-temannya dan dipanggil oleh pelaku untuk diajak masuk ke dalam rumah. Dengan modus diiming-imingi uang jajan pelaku langsung menyetubuhi korban di rumahnya. 

Bacaan Lainnya

Dari pengakuan pelaku, sambung dia, sepanjang bulan September 2020 pelaku sudah menyetubuhi Mawar sebanyak empat kali dengan modus yang sama. “Modusnya diberi uang jajan selama sebulan sudah 4 kali disetubuhi,” ungkap AKP Suyana kepada Redaksi24.com, Selasa (22/9/2020). 

Ia melanjutkan, aksi bejat pelaku terbongkar saat orang tua korban memergoki pelaku dan korban tengah berduaan di dalam gubuk pada 17 September 2020 lalu. Usai mendengar pengakuan dari anaknya, orang tua korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kresek. 

BACA JUGA: Seorang Tersangka Menggilir Gadis Dibawah Umur Hingga Tewas Ditangkap di Cihuni

Mendapat laporan tersebut unit Reskrim Polsek Kresek langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya. Kepada polisi pelaku mengakui semua perbuatannya, untuk menguatkan bukti-bukti polisi juga telah melakukan visum terhadap korban.  

“Sudah divisum hasilnya sudah keluar, korban benar sudah disetubuhi,” imbuhnya 

Ia menambahkan, saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Kresek. Terhadap pelaku polisi akan menjeratnya dengan Pasal 81 ayat (1) dan Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2014 Tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. 

“Pelaku sudah diamankan saat ini kita masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini,” tutupnya (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.