Seorang Bapak Yang Gantung Diri Setelah Membunuh 2 Orang Anaknya Pernah Ancam Bunuh Istri

  • Whatsapp
Gantung Diri di Kabupaten Tangerang
Polresta Tangerang Olah TKP.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Polres Kota Tangerang menemukan sejumlah fakta terkait pembunuhan dua anak yang dilakukan oleh bapak kandungnya sendiri, Roby di Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (11/6/2020).

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, sebelum aksi pembunuhan terjadi, Roby telah mengancam akan membunuh istrinya dua kali. Lebih lanjut, Ade menjelaskan, dari keterangan ibu mertua pelaku, bahwa pelaku memiliki sifat tempramental.

Bacaan Lainnya

“Ancaman pertama dilakukan pelaku pertengahan puasa dan ancaman kedua terjadi sebelum pembunuhan terjadi sekira pulul 22.00 WIB karena cekcok yang membuat sang istri minggat,” katanya setelah melakukan olah tempat perkara (TKP), Jumat (12/6/2020).

Ade menuturkan, berdasarkan dari pengakuan sang istri, setelah cekcok sebelum tragedi pembunuhan, pelaku sempat mengatakan bahwa sang istri akan menyesal tidak akan bertemu lagi dengan anaknya. “Kamu akan memyesal karena tidak akan bertemu dengan anak-anak lagi,” tutur Ade menirukan kata-kata istri pelaku sebelum tragedi pembunuhan terjadi. Sedangkan soal cekcok yang terjadi, polisi masih melakukan penyelidikan.

Sebelumnya diberitakan Redaksi24.com, warga Kampung Sukamantri RT 02, RW 09, Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (11/6/2020) dini hari, digemparkan dengan penemuan tiga sosok mayat yang terdiri dari bapak dan kedua orang anaknya. Mereka adalah, Roby (37), Nicky Chelsiana (5), dan Gibran Ahmad Ramadhan (3).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, ketiga mayat dengan kondisi mengenaskan itu pertamakali ditemukan oleh tiga orang tetangga korban yang merasa curiga karena mendengar suara ledakan dari dalam rumah korban.

Karena pintu terkunci dan di dalam rumah terlihat ada kobaran api, mereka berusaha mendobraknya. Setelah api di tumpukan limbah plastik yang ada di dalam rumah dipadamkan, ketiga orang tersebut melihat korban sudah tidak bernyawa dalam keadaan tergantung dengan tali plastik di dalam kamar.

Kemudian anak pertama korban, Nicky ditemukan dalam posisi yang sama di kamar belakang. Sedangkan anak korban yang kedua, Gibran tewas dengan posisi tertelungkup di bak kamar mandi.

Menurut keterangan Nanang, tetangga korban, satu hari sebelum peristiwa itu terjadi, Rabu (10/6/2020), Roby yang tiap harinya bekerja sebagai pengumpul limbah plasti, terlihat cekcok mulut dengan istrinya, Lala Maisari (35). Sehingga Lala pulang ke rumah orang tuanya yang tidak jauh dari rumah mereka.

”Kami gak tau apa permasalahannya, tapi kami liat mereka cekcok, sehingga dilerai oleh beberapa orang tetangga,” kata Nanang.

Setelah itu, tambah Nanang, korban bersama anaknya masuk dan mengunci diri di dalam rumah. Akibatnya warga setempat menduga, pembunuhan terhadap dua orang anak itu dilakukan oleh Roby yang kemudian mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.(wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.