Sempat Isolasi Mandiri di Kota Tangerang, Pasien OTG Covid-19 Dibawa ke Anabatic Kabupaten Tangerang

  • Whatsapp
OTG Covid-19
Rumah Singgah Covid-19 Griya Anabatic Kabupaten Tangerang.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Seorang pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 berinisial JK (32), akhirnya dibawa petugas medis Kabupaten Tangerang ke Rumah Singgah Covid-19 Griya Anabatic di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, untuk menjalani perawatan.

Sebelumnya, meski sudah dinyatakan positif Covid-19 sejak 2 Mei 2020 lalu oleh Puskesmas Sukasari, Kota Tangerang, tetapi JK  sempat tidak mendapat rujukan ke rumah sakit Covid-19. Menurut informasi, hal itu dikarenakan tempat tinggal JK di Babakan, Kota Tangerang, tidak sesuai dengan KTP-nya yang beralamat di Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

Bacaan Lainnya

Setelah dibiarkan melakukan isolasi mandiri di rumahnya di Babakan, Kota Tangerang, selama 30 hari. JK yang sempat viral di media sosial ini pun akhirnya dibawa ke Griya Anabatic oleh tim medis Pemkab Tangerang.

“Kami sudah merawat Jk yang positif virus corona di rumah singgah anabatic sejak tanggal 5 Juni 2020,” kata Penanggungjaawab Pelayanan Medis Rumah Singgah Kabupaten Tangerang, Muchlis, Minggu (7/6/2020).

Ia menjelaskan, JK masuk di Rumah Singgah Griya Anabatic sebagai pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) yang terkonfirmasi positif covid-19. Kata Muchlis, JK dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab yang dilakukan tim medis dari Puskesmas Sukasari, Kota Tangerang.

Berdesarkan keterangannya, lanjut Muchlis, awalnya dilakukan rapid test kepada Jk saat orang tuanya yang merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia.

“Kemudian Puskesmas Sukasari melakukan rapid test kepada seluruh anggota keluarganya, dari 9 orang, hasilnya 4 orang reaktif. Lalu dilakukan tes swab hasilnya Jk dan adiknya NA dinyatakan positif Covid-19,” jelas Muchlis.

Muchlis menambahkan, sebelum dibawa ke Anabatic Jk hanya melakukan isolasi mandiri di dalam rumah di Kelurahan Babakan, Kota Tangerang. Sampai Kamis (4/6/2020), Jk tidak kunjung dirujuk ke rumah sakit khusus yang menangani Covid-19.

“KTP-nya Solear Kabupaten Tangerang, sehari-harinya tinggal di Kota Tangerang.  Karena di Solear JK sudah tidak punya rumah karena sudah dijual,” jelasnya.

Sementara itu, Budi Adiwijaya (37), suami Jk mengkhawatirkan kondisi kesehatan istrinya. Kata Budi, hal itu dikarenakan sang istri hanya melakukan isolasi mendiri di dalam rumah. “Istri saya tidak dirujuk ke rumah sakit khusus Covid-19 karena KTP-nya Kabupaten Tangerang. Selain itu BPJS Kesehatannya juga nonaktif,” tandasnya. (Ricky/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.