Sempat Dijemput Paksa Keluarganya, Pasien Positif Covid-19 Kota Serang Diisolasi di RSUD Banten

  • Whatsapp
positif covid-19 kota serang
Ilustrasi - Pasien positif Covid-19 diisolasi di ruang khusus.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjenis kelamin perempuan dengan inisial DM (49) asal Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten dirawat di Rumah Sakit Dradjat Prawiranegara (RSDP) Serang sejak (26/5/2020) sambil menunggu hasil swab.

Namun dalam masa menunggu hasil swab pada (30/5/2020), pihak keluarga malah menjemput paksa DM dari RS untuk pulang ke rumah. Kemudian pada (7/6/2020) hasil swab dari DM keluar dan ternyata dinyatakan positif covid-19, Hal tersebut membuat tim gugus tugas covid-19 langsung menjemput kembali DM untuk dirawat di RS rujukan.

Bacaan Lainnya

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang, Hari Pamungkas mengatakan, pasien tersebut sebetulnya punya penyakit bawaan yaitu paru-paru dan informasi yang didapatkan penyakit bawaannya tersebut sudah sembuh.

Menurut Hari, keluarga DM merasa pasien sudah sembuh dari penyakitnya. Karena itu kelaurganya menjemput DM saat masa menunggu hasil swab. Namun demikian, kata dia, hasil swabnya menunjukan positif covid-19. Hari juga mengingatkan rumah sakit untuk tidak mengizinkan PDP covid-19 pulang sebelum hasil tes swabnya keluar.

“Apapun alasannya harusnya pihak rumah sakit jangan dulu mengizinkan pasien walau pun statusnya PDP,” kata Hari saat ditemui diruangannya, Kamis (11/6/2020).

Sementara itu, Camat Kecamatan Curug, Andi Herwanto mengungkapkan, pihaknya melakukan tracking di lokasi tinggal DM. Dan rapid test menyasar sebanyak 45 orang yang diduga sempat berkontak langsung dengan pasien.

“Penjemputan pasien di rumahnya berjalan lancar. Hasil rapid test belum dapat informasi. Pasien sudah dirujuk ke RSUD Banten,” tandasnya.

Kasus virus corona di Ibu Kota Provinsi Banten sejauh ini total terkonfirmasi positif covid-19 ada 16, dari 16 itu meninggal 1 orang, sembuh 7 dan dirawat 8 orang. Sedangkan untuk Orang Dalam Pantauan (ODP) totalnya ada 353 orang dengan rincian selesai ODP 338 dan proses ODP 15.

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) total ada 43 orang dengan rincian meninggal PDP 5 sembuh PDP 31 dan proses PDP 7 orang.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.