Sembilan Pasien Covid-19 di Lebak di Rujuk ke RSUD Banten

  • Whatsapp
Pasien Covid-19 di Lebak
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lebak, Dr. Firman Rahmatullah.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lebak merujuk 9 pasien positif Covid-19 di Lebak untuk mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 di daerah tersebut.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lebak Dr. Firman Rahmatullah mengatakan, jumlah pasien positif Covid-19 di Lebak sebanyak 11 orang. Dari jumlah itu satu orang diantaranya yang pertamakali dinyatakan positif Covid-19 sudah sembuh.

Bacaan Lainnya

“Ke 9 pasien itu kita rujuk ke RSUD Banten,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lebak Dr. Firman kepada Redaksi24.com, Kamis (11/6/2020).

Pasien tersebut, katanya telah menyetujui untuk mendapat perawatan dalam beberapa waktu kedepan di RSUD Banten. Mereka, tambah dia, nantinya dimasukan ke dalam data online langsung ke Kementrian Kesehatan.

“Mereka sudah setuju, Banten juga sudah oke. Tinggal kita masukan datanya ke kementrian kesehatan lewat online,” ujarnya.

Selain pasien tersebut, imbuh Firmam, terdapat satu pasien yang dinyatakan positif Covid-19 menolak
untuk dirujuk ke RSUD Banten. Pasein yang berdomisili di Malimping ini, tandas dia, menolak karena beralasan masih bisa melakukan perawatan dengan cara isolasi mandiri di rumahnya.

“Ia belum setuju, karena dinilai masih bisa isolasi mandiri. Tapi akan kita upayakan biar yang bersangkutan mau di rujuk ke RSUD Banten, ” kata dia.

Ini, jelas Firman, bukan mau atau tidak, tapi suatu keharusan agar pasien tersebut mendapat pengobatan secara tuntas, dan juga untuk memastikan pasien itu tidak kemana mana.

Berdasarkan data yang dilansir dari website siagacovid19.lebakkab.go.id, jumlah pasien positif Covid di Lebak, sebanyak 11 orang, dengan rincian 10 orang masih dalam pengawasan dan 1 orang dinyatakan sembuh.

Sedangkan Jumlah Orang Tanpa Gelaja (OTG) sebanyak 114 kasus dan Orang Dalam Pemantauan sebanyak 565 orang, 534 diantaranya dinyatakan aman, sementara 31 orang lainnya masih dalam pengawasan.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 43 orang, 18 orang diantaranya masih dalam pengawasan, 16 orang dikatakan aman dan 9 orang meninggal dunia. (Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.