Sembilan Hotel di Jabar Batalkan Diri Jadi Tempat Isolasi Covid-19, Simak Alasannya!

  • Whatsapp
Herman mengatakan sembilan hotel di jabar mundur sebagai tempat isolasi Covid-19
Ilustrasi. Sebuah hotel di Kelapa Dua Kabupaten Tangerang yang menjadi rumah singgah atau tempat isolasi bagi warga positif Covid-19 tanpa gejala ditindau pejabat setempat, beberapa waktu lalu.

BANDUNG, REDAKSI24.COM— Ketua PHRI Jabar (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Jawa Barat)  Herman Muchtar mengatakan sembilan hotel di Jabar menyatakan mundur  menjadi tempat isolasi pasien Covid-19 tanpa gejala.

“Dari 21 hotel yang mendaftar, sekarang cuma tersisa 12 hotel, artinya sembilan hotel mundur (jadi tempat isolasi),”ungkap Herman di Bandung, Jumat.

Bacaan Lainnya

Kata dia, sembilan hotel itu mundur karena berbagai alasan, antara lain ada beberapa hotel yang tidak memenuhi syarat maupun kriteria untuk menjadi tempat isolasi.

Selain itu, menurut Herman, ada juga hotel yang merasa tidak akan diizinkan masyarakat setempat lantaran khawatir bakal menyebarkan Covid-19.

BACA JUGA:Jakarta Siapkan 3.700 Kamar Hote Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

“Ada yang pesimistis tidak akan diizinkan oleh tetangga atau warga sekitar hotel, terus ada juga yang lokasinya cukup jauh,”jelasnya.

Namun, Herman melanjutkan, “Ada juga hotel di perkotaan yang mundur akibat merasa lokasinya berdekatan dengan pusat keramaian masyarakat, seperti hotel dekat mal atau dekat fasilitas umum.
Jadi mereka memilih mundur daripada nama hotelnya nanti diumumkan oleh media.”

Dia menambahkan, para pengelola hotel yang masih terdaftar meminta pemerintah secepatnya memberi kepastian soal tempat isolasi Covid-19 tersebut.

BACA JUGA:Pasien OTG Membludak, Satu Tower Hotel Singgah Yasmin Alami Over Kapasitas

“Kan rencananya tiga bulan dari Oktober,  tapi kan sekarang sudah tanggal 2 Oktober 2020, sampai saat ini belum (jadi tempat isolasi),” pungkas Herman.

Sebelumnya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merencanakan untuk  menjadikan sejumlah hotel sebagai pusat isolasi pasien Covid-19 tanpa gejala (OTG).

“Ada 15 hotel di Bandung Raya (Bandung-Cimahi-Sumedang) dan tiga hotel sementara di Bodebek (Bogor-Depok-Bekasi) yang akan digunakan untuk yang namanya ruang isolasi di hotel,” ucap Kang Emil, sapaan Gubernur Jabar ini.(Bagus/Ant/Jaya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.