Seluruh Pihak Diminta Bersinergi Entaskan Prostitusi di Citra Raya Tangerang

oleh -
Seluruh Pihak Diminta Bersinergi Entaskan Prostitusi di Citra Raya Tangerang
Fachrul mengatakan, pihaknya sudah berkali-kali melakukan penertiban ke tempat hiburan malam (THM) atau panti pijat yang diduga beralih fungsi menjadi tempat prostitusi di kawasan Citra Raya.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kabupaten Tangerang, Banten, Fachrul Rozi angkat bicara terkait peredaran minuman keras (Miras) dan maraknya prostitusi di kawasan Citra Raya, Kecamatan Panongan.

Fachrul mengatakan, pihaknya sudah berkali-kali melakukan penertiban ke tempat hiburan malam (THM) atau panti pijat yang diduga beralih fungsi menjadi tempat prostitusi di kawasan Citra Raya.

“Kami sudah berkali-kali melakukan penertiban di Citra Raya, arsipnya juga ada, terkait adanya aduan ini sedang kami tindak lanjuti,” kata Fachrul kepada wartawan, Rabu(11/1/2023).

Ia menyatakan, soal dugaan kebocoran informasi terkait rencana inspeksi mendadak (Sidak) bukan hanya dialami anggota DPRD, namun pihaknya juga mengalami hal yang serupa.

BACA JUGA: Warga Panongan Tangerang Keluhkan Miras dan Prostitusi

Bahkan, kata Fachrul, pihaknya pernah malakukan patroli selama 2 hari berturut-turut, tetapi tidak membuahkan hasil, lantaran tempat hiburan malam atau SPA tiba-tiba banyak yang tidak beroperasi.

“Saya gak tau kalau ada yang membocorkan (rencana penertiban), tapi yang pasti kami akan menyelidiki itu,” tegasnya.

Fachrul mengungkapkan, pihaknya juga sudah berulang kali melakukan pemanggilan kepada para pemilik tempat hiburan malam dan SPA guna memeriksa kelengkapan perizinan. Dimana dari hasil pemanggilan tersebut beberapa ditemukan perizinannya belum lengkap dan diberikan teguran.

Kendati perizinan tidak lengkap, Fachrul mengatakan, pihaknya tidak langsung bisa begitu saja melakukan penyegelan. Sebab, dalam penyegelan pihaknya juga harus melibatkan dinas teknis lainnya.

BACA JUGA: Hearing dengan Dewan, Pengembang Citra Raya Akui Banyak Tempat Hiburan Malam Ilegal

“Seperti Pose Bar Resto dan yang SPA sudah pernah kami panggil, sudah kami periksa. Kami hanya memriksa perizinan mereka. Kami sudah menegur mereka untuk melengkapinya, jadi kami juga gak bisa langsung menutup,” tambahnya.

Lebih jauh Fachrul mengatakan, perlu adanya strategi baru untuk mengentaskan masalah prostitusi di kawasan Citra Raya. Untuk itu, ia meminta kepada seluruh dinas terkait tidak saling melempar tanggung jawab dalam melakukan pengawasan dan pengendalian.

“Ini bukan masalah lempar tanggung jawab terkait pengawasan dan pengendalian, kan masih ada dinas teknis, dan izinnya juga sudah ada di OSS,” jelas Fachrul.

“Kan gak mungkin juga kami jagain 24 jam, sudah dua malam kami patroli,” tandasnya.(Deri/Difa)