Seluruh OPD Kota Serang Geser Anggaran untuk Penanganan Covid-19

  • Whatsapp
Anggaran Covid-19 Kota Serang
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang, Hari Pamungkas.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Serang menggeser anggaran untuk penanganan covid-19. Ada yang disimpan dalam Biaya Tak Tertuga (BTT) dan ada pula yang disimpan di OPD itu sendiri dengan penugasan terkait covid-19.

Demikian dikatakan, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang, Hari Pamungkas yang juga Kepala Diskominfo Kota Serang kepada Redaksi24.com di Kota Serang, Senin (20/4/2020). Karena itu, kata dia, dinamakan refocusing dan relokasi anggaran.

Bacaan Lainnya

“Jadi bukan hanya beberapa OPD tapi seluruh OPD, ada yang disimpan di BTT kemudian ada yang memang di OPD dengan penugasannya terkait Covid-19,” katanya, Senin (20/4/2020).

Untuk Peraturan walikota (Perwal) tentang refocusing, sambung Hari, untuk tahap kedua belum terbit. Pada tahap pertama, menurut dia, penggeseran anggaran menggunakan instruksi Mendagri (Inmendagri), dan sudah dilaporkan ke Mendagri dan Menkeu.

“Kemudian terbit lagi SKB (Surat Keputusan Bersama) Menkeu dan Mendagri untuk memberi waktu bagi Pemda untuk menggeser angagran lagi,” sambungnya.

Hari menjelaskan, angka terakhir hasil penggeseran anggaran hingga kini belum final. Sebab, kata dia,  angka masih bergerak. Pendataan sebelumnya dialokasikan untuk kuota 35 ribu orang penerima jaringa pengaman sosial (JPS) dampak covid-19. Ternyata, hasil pendataan terdapat lebih dari 81 ribu penerima JPS.

“Kami jadi melakukan proses refocusing lagi sama relokasi, angka terakhirnya saya belum komunikasi lagi dengan BPKAD,” tuturnya.

Menurut Hari, untuk BTT nantinya turun sesuai dengan permintaan atau Rencana Kebutuhan Biaya (RKB) masing -masing OPD untuk penanganan Covid-19. Hari juga menyebut, anggaran yang digeser setiap OPD nilainya bervariatif,  Berdasarkan data sementara BPKAD, lebih dari Rp 167 miliar dana yang telah digeser dari seluruh OPD. Yang disimpan masing-masing OPD jumlahnya sekitar Rp54 Miliar, yang disimpan di BTT lebih dari Rp100 Miliar.

BACA JUGA:

. Heboh, Pemuda Kota Serang Mengaku Imam Mahdi

Selain itu, data kuota terdampak covid-19 juga belum final. Kuota untuk JPS berdasarkan kemampuan APBD Kota Serang, menurut Hari, sebanyak 35 ribu orang. Untuk IKM dan UKM jumlahnya akumulatif lebih dari 14 ribu.

“Saya belum tahu data terbaru, baru dibahas pada rapat kepala daerah, BPKAD belum ngasih tembusan datanya ke kami,” papar Hari.

Hari menegaskan untuk yang refocusing dan relokasi sesuai dengan amanat dari surat keputusan bersama atau inmendagri tahun 2020 itu untuk 3 jenis, pertama untuk penanganan kesehatan, untuk penanganan dampak ekonomi dan untuk JPS.

“Angkanya sampai sekarang masih dinamis. Tentunya angka alokatifnya juga berubah mengikuti perkembangan data,” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.