Selama PSBB Pabrik di Kabupaten Tangerang Boleh Beroperasi

  • Whatsapp
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kabupaten Tangerang mulai diberlakukan pada Sabtu (18/4/2020) mendatang. Selama PSBB berlangsung, masyarakat diminta untuk mentaati aturan dan pembatasan diantaranya tidak berkerumun, wajib memakai masker saat di luar rumah, dan tetap mengaja jarak (Psychal Distancing).

Selama PSBB aktifitas pekerjaan dilakukan di rumah, kecuali bagi 8 sektor usaha yakni bidang kesehatan, komunikasi/media, energi, pangan, keuangan, perbankan, logistik atau kebutuhan sehari-hari, dan industri strategis.

Bacaan Lainnya

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat dikonfirmasi mengatakan, adapun di luar 8 sektor usaha yang tertera dalam aturan pembatasan PSBB masih boleh beroperasi. Hal itu, kata dia, sesuai ijin dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dengan mengacu pada program Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS).

“Industri di luar 8 sektor masih bisa beroperasi dengan izin dari Kemenperin dengan program SIINAS,” ungkap Zaki kepada Redaksi24.com, Kamis (16/4/2020).

Kendati demikian, sambung Zaki, industri yang masih boleh beroperasi wajib mematuhi protokol penanganan Covid-19 seperti penggunaan masker kepada para karyawan pada saat datang dan pulang kerja dan tidak berkerumun ketika jam masuk maupun jam pulang kerja.

“Yang diberikan izin bisa beroperasi dengan mematuhi protokol penanganan Covid-19,” tukasnya.

BACA JUGA:

PWI Kabupaten Tangerang Minta Pemerintah Daerah Perhatikan Wartawan

Dari pantauan Redaksi24.com, selama PSBB Pemkab Tangerang juga menyiapkan 16 titik pemeriksaan (Check Point). Hal ini dilakukan guna membatasi jumlah kerumunan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Adapun daftar check point saat pemberlakuan PSBB di wilayah Kabupaten Tangerang sebagai berikut:
1. Kelapa Dua (Simpang Islamic) Jalan Raya Karawaci-Legok
2. Curug (Simpang Bitung) Jalan Raya Bitung-Jayanti
3. Pagedangan (Simpang Maloko) Jalan Raya Karawaci-Legok
4. Pasar Kemis (Simpang Pasar Kemis) Jalan Raya Cikupa-Pasar Kemis
5. Cikupa (Gerbang Citra Raya) Jalan Raya Bitung-Jayanti
6. Kemeri (Simpang Jembatan Ribut) Jalan Raya Kuku-Daon
7. Legok (Perbatasan Botang) Jalan Raya Legok-Parung Panjang
8. Cisauk (Simpang Suradita) Jalan Raya Serpong-Cisauk
9. Teluk Naga (Simpang Bojong Renged) Jalan Raya Kampung Melayu
10. Kosambi (Pospol Kosambi) Jalan Raya Prancis
11. Sepatan (Simpang Sepatan) Jalan Raya Sepatan-Mauk
12. Rajeg (Simpang Kukun) Jalan Raya Rajeg-Mauk
13. Jambe (Bundaran Kutruk) Jalan Raya Lingkar Selatan
14. Tigaraksa (Pos Pantau Tigaraksa) Jalan Raya KH Syekh Nawani
15. Solear (Simpang Adiyasa) Jalan Raya Adiyasa-Maja
16. Jayanti (Perbatasan Sertang) Jalan Raya Jayanti. (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.