Selama PPKM Mikro, Bioskop di Kota Tangerang Ditutup Lagi

oleh -
Covid-19 Wali kota tangerang Arief R Wismansyah tutup Bioskop ppkm mikro kota tangerang banten
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 180/2188-Bag.Hkm/2021 tentang penutupan bioskop selama PPKM Mikro.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM –  Bioskop di Kota Tangerang, Banten ditutup lagi selama masa perpanjangan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro hingga 28 Juni 2021 nanti. Penutupan kembali bioskop sesuai Surat Edaran (SE) Wali Kota Tangerang Nomor 180/2188-Bag.Hkm/2021.

“Untuk bioskop yang sebelumnya sudah dibuka, kini ditutup lagi dalam mencegah penyebaran COVID-19. Aturan ini sudah disampaikan untuk disosialisasikan,” kata Kepala Bagian Protokol dan Pimpinan Kota Tangerang, Buceu Gartina kepada wartawan Jumat (18/6/2021).

Dalam Surat Edaran Wali Kota tersebut pun disebutkan beberapa kegiatan masyarakat lainnya yang ditutup seperti kegiatan hiburan dan rekreasi yakni gelanggang olahraga, spa, area ketangkasan, taman rekreasi, panti pijat dan karaoke.

Kegiatan seni, sosial dan budaya yang menimbulkan kerumunan juga ditutup. Pengelola tempat usaha dilarang mengadakan event di luar bidangnya.

“Surat edaran ini sudah disampaikan kepada semua pihak untuk pengawasan di lapangan, termasuk pelaku usaha,” ujar Buceu.

BACA JUGA: Jumlah COVID-19 Naik, Wali Kota Tangerang Kumpulkan Camat, Lurah Untuk Tingkatkan Prokes

Sebelumnya, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengungkapkan, jam operasional usaha tempat makan dibatasi hingga pukul 21.00 WIB. Lalu kegiatan makan di tempat hanya diperbolehkan dengan kapasitas 50 persen dan beroperasi hingga pukul 19.00 WIB. Sedangkan untuk pesan makan diantar atau dibawa pulang hingga pukul 21.00 WIB.

Dijelaskannya keputusan pembatasan sosial kegiatan masyarakat ini diambil hasil koordinasi dengan Forkopimda dan upaya menekan penyebaran COVID-19 di Kota Tangerang yang alami lonjakan selama 10 terakhir.

Dirinya berharap aturan ini dapat dilaksanakan semua pihak demi menekan penyebaran COVID-19. Karena itu pengawasan akan dilakukan aparat di tingkat kecamatan/kelurahan dengan mensosialisasikan aturan yang ada.

Aturan tegas pun akan diberikan kepada pihak yang melanggar aturan protokol kesehatan karena demi keselamatan dan kesehatan semua pihak. “Tindak pihak yang melanggar aturan demi kebaikan semua,” tegasnya.(Ant/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.