Selama PKKM Darurat, Semua Destinasi Wisata di Lebak Tutup

oleh -
wisata di lebak tutup PPKM darurat pemkab lebak banten penyebaran COVID-19 destinasi wisata dinas kebudayaan dan pariwisata kabupaten lebak
Kepala Disbudpar Kabupaten Lebak, Imam Rismahayadin mengatakan, kasus penularan COVID-19 di Kabupaten Lebak sebelumnya hanya berjumlah puluhan orang, kini, jumlahnya sudah mencapai ratusan orang dalam sehari.

KABUPATEN LEBAK, REDAKSI24.COM – Bagi wisatawan yang punya rencana hendak plesiran ke Kabupaten Lebak, Banten, nampaknya terpaksa harus ditunda terlebih dahulu. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, menutup semua destinasi wisata di daerahnya untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Penutupan seluruh destinasi wisata itu juga menyusul masuknya Kabupaten Lebak dalam zona merah penyebaran corona di Provinsi Banten. Selain itu juga adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat Pulau Jawa dan Bali hingga 20 Juli nanti.

“Kami menutup semua tempat wisata untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak, Imam Rismahayadin kepada wartawan di Lebak, Minggu (4/7/2021).

Imam Rismahayadin mengatakan, kasus penularan COVID-19 di Kabupaten Lebak sebelumnya hanya berjumlah puluhan orang. Namun kini, kata dia, jumlahnya sudah mencapai ratusan orang dalam hari.

“Karena itu Lebak masuk zona merah penyebaran corona,” imbuhnya.

BACA JUGA: Korban Meninggal Akibat COVID-19 di Lebak Bertambah

Penutupan itu diberlakukan bagi semua pengelola destinasi wisata, mulai wisata pesisir pantai, wisata pemandian air panas, wisata alam, wisata buatan, wisata religius maupun wisata sejarah Multatuli.

“Kami minta pengelola wisata mematuhi penutupan itu, ” katanya.

Menurut dia, selama ini, petugas kesulitan untuk membubarkan kerumunan di lokasi wisata, karena jumlah pengunjung cukup ramai dan padat. Mereka terkadang datang rombongan, diantaranya berasal dari daerah zona merah corona, seperti DKI Jakarta dan Tangerang.

Dengan demikian, kata dia, kawasan wisata sangat berpotensi menjadi klaster penularan COVID-19 di Kabupaten Lebak. “Kami sangat mendukung penutupan wisata demi menyelamatkan jiwa manusia, ” ujarnya.

Sementara itu, petugas PPKM Darurat membubarkan pengunjung wisata pesisir pantai Bayah dan Panggarangan, karena terjadi kerumunan dan penumpukan pengunjung.

“Kami membubarkan kerumunan di pesisir pantai sesuai aturan PPKM Darurat guna pencegahan penyebaran COVID-19,” tegas Bagja, petugas PPKM Darurat Kabupaten Lebak.(Ant/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.