Selama Pandemi Covid-19 Angka Kehamilan di Kabupaten Tangerang Diperkirakan Naik

  • Whatsapp
ibu hamil
Ilustrasi ibu hamil.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Jumlah angka kehamilan di Kabupaten Tangerang diperkirakan naik. Hal itu disebabkan selama musim pandemi Covid-19 ini para ibu banyak yang putus KB lantaran takut untuk datang ke puskesmas.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang, Arsyad Husen mengatakan, upaya untuk mencegah meningkatnya angka kehamilan ini, pihak DPPKB mewajibkan para pasutri (Pasangan Suami Istri) untuk menggunakan alat kontrasepsi pil KB dan kondom.

Bacaan Lainnya

Ia melanjutkan, pihaknya sudah mendistribusikan ribuan alat kontrasepsi ke 44 Puskesmas dan poliknik-poliklinik yang tersebar di wilayah Kabupaten Tangerang. Kata dia, semua alat kontrasepsi itu bisa didapat secara gratis melalui kader-kader KB yang ada di tingkat desa maupun RW.

“Jadi arahan dari pusat untuk mencegah kehamilan di masa Covid ini diwajibkan untuk memakai alat kontrasepsi yang mudah didapat itu pil KB dan kondom,” kata Arsyad saat ditemui di ruangannya, Selasa (2/6/2020).

Akan tetapi, sambung dia, pihaknya belum memiliki data resmi prihal angka kehamilan. Hal itu dikarenakan data jumlah kehamilan baru bisa terdata seluruhnya menjelang akhir tahun.

Meski demikian, dirinya memperkirakan akan ada peningkatan angka kehamilan jika anjuran penggunaan alat kontrasepsi ini tidak dilaksanakan oleh masyarakat terutama para ibu.

“Kemungkinan peningkatan ada tapi semoga tidak terlalu melonjak karena sebenarnya program KB di Kabupaten Tangerang sudah cukup berhasil,” pungkasnya

Sementara itu, Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Dinkes Kabupaten Tangerang, dr Sri Indriyani mengatakan, berdasarkan data sementara ibu hamil pada pada masa kunjungan kehamilan ke 1 yang dimiliki dinkes sampai April tahun 2020, jumlah kehamilan di Kabupaten Tangerang masih relatif stabil.

“Kalau bicara kemungkinan pasti ada tapi data sampai April masih relatif stabil yah,” tukasnya (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.