Selama 3 Hari Kemah Bhakti Pemuda Kabupaten Tangerang Habiskan Rp200 Juta

  • Whatsapp
Kepala Bidang Pemuda Disporabudpar Kabupaten Tangerang, Widodo.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM –– Pelaksanaan Kemah Bhakti Pemuda yang menjadi hajat rutin KNPI Kabupaten Tangerang bersama Disporabudpar dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda telah selesai dilaksanakan pada Minggu (28/10/2019) lalu.

Dalam kegiatan yang digelar selama tiga hari 26-28 Oktober di Stadion Mini Tigaraksa, Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa tersebut, telah menghabiskan anggaran sebesar Rp200 juta dari APBD Kabupaten Tangerang, Selasa (29/10/2019).

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pemuda Disporabudpar Kabupaten Tangerang, Widodo mengungkapkan, anggaran ratusan juta rupiah itu digunakan oleh panitia Kemah Bhakti 2019 untuk mengisi berbagai kegiatan selama perkemahan digelar, salah satunya adalah kegiatan bakti sosial bedah rumah tidak layak huni salah seorang warga tidak mampu di Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa.

“Anggaran digunakan termasuk untuk bakti sosial stimulan ke masyarakat tidak mampu. Pemriannya tidak berupa uang, melainkan berupa bahan-bahan bangunan,” ungkapnya kepada Redaksi24.Com

Disinggung soal adanya beberapa Kecamatan yang tidak mengirimkan duta pemudanya dalam hajat rutin tersebut, ia menganggap itu adalah hal yang biasa. Kata dia, sosialiasi terkait penyelenggaraan Kemah Bahkti 2019 sudah optimal dilakukan jauh sebelum pelaksanaan, baik oleh KNPI Kabupaten Tangerang maupun oleh pihak Kecamatan Tigaraksa selaku tuan rumah.

“Hal itu tidak menjadi satu catatan bagi kami, karena tidak ada sanksi juga bagi kecamatan yang tidak mengutus duta pemudanya,” kata dia.

BACA JUGA:

Jelang HUT ke 46, KNPI Siap Dikritik

KNPI Tigaraksa Gelar Kemah Karya Pelajar

Sementara itu, salah seorang tokoh pemuda dari kecamatan Tigaraksa, Awan Kurniawan, merasa kecewa karena dalam pelaksanaannya Kemah Bhakti Pemuda 2019 tidak banyak melibatkan para pemuda Tigaraksa, khususnya yang tergabung dalam Karang Taruna Tigaraksa. Terlebih, kata dia, Kecamatan Tigaraksa menjadi tuan rumah dalam kegiatan tersebut.

“Ke kami tidak ada undangan dan informasi apapun. Kecewa ya pasti ada apalagi kita jadi tuan rumah dan tidak harus anggota KNPI sajakan yang jadi peserta?,” tandasnya (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.