Sekda Pandeglang Izinkan PKL Gunakan Lahan Eks RS Labuan

  • Whatsapp
PKL Pasar Labuan pandeglang
Sejumlah lapak PKL nampak berdiri di lahan bekas RS Labuan.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Bangunan Rumah Sakit (RS) Labuan, Pandeglang, yang bertahun-tahun terbengkalai, sekarang ini digunakan para Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Labuan yang ditertibkan Satpol PP Pandeglang beberapa waktu lalu.

Sekda Kabupaten Pandeglang, Fery Hasanudin tidak melarang para PKL mendirikan lapak di lahan bekas gedung RS Labuan. Alasannya hanya sementara waktu sebelum ada pembangunan lapak oleh pemerintah.

Bacaan Lainnya

“Dari dampak kegiatan penertiban PKL itu pasti ada konsekuensinya. Maka PKL itu kami fasilitasi di sejumlah tempat, salah satunya lahan eks Rumah Sakit (RS) Labuan,” ungkap Sekda saat ditemui di Kantor Kecamatan Cisata, Jumat (14/8/2020).

Dikatakannya, para PKL yang menggunakan lahan eks RS Labuan itu sifatnya sementara, bahkan merekatelah membuat surat pernyataan apabila di kemudian hari lahan itu akan digunakan, maka para PKL siap untuk pindah dari tempat tersebut.

“Mereka tidak akan menuntut hal lain ketika nanti dipindahkan lagi dari tempat itu (lahan RS Labuan),” katanya.

BACA JUGA: PKL Ditertibkan, Parkir Semrawut di Pasar Labuan Pandeglang Dibiarkan

Saat ditanya kenapa para PKL harus ditempatkan di lahan bekas RS Labuan, sementara lahan tersebut bukan diperuntukan PKL. Sekda mengaku, karena sementara ini tidak ada lokasi yang lain, maka untuk sementara waktu PKL tersebut diperbolehkan untuk menggunakan lahan RS Labuan tersebut.

“PKL yang menempati lahan RS Labuan sifatnya sementara, sebelum ada lokasi lain untuk menempatkan PKL itu,” ujarnya.

Diakuinya, aksi penertiban PKL tersebut juga tidak hanya sebatas menertibkan saja, akan tetapi pemerintah juga harus berpikir bagaimana PKL itu tetap hidup dan aktivitasnya tidak terhenti.

“Meskipun harus menjaga ketertiban dan keindahan, tapi kami perlu juga memikirkan kelangsungan PKL itu sendiri. Makanya sebagian PKL boleh menempati lahan RS Labuan,” tuturnya.

Sementara, Kabid Pasar Disperindag Pandeglang, Haris mengatakan, PKL yang menempati lahan RS Labuan itu karena tempat relokasi seperti lantai dua Plaza Pasar Labuan dan gedung Shelter Tsunami tidak cukup, maka sebagian PKL menempati lahan RS Labuan.

Bahkan pihaknya juga sudah melakukan permohonan izin ke dinas terkait, untuk penempatan PKL di lahan bekas RS Labuan itu.

“Memang bangunan RS Labuan itu milik Pemprov Banten, tapi lahannya milik Pemda Pandeglang, namun kami sudah meminta izin kepada Bupati Pandeglang,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.