Sekda Pandeglang Instruksikan Dishub Tindak Tegas Truk Tronton

  • Whatsapp
Sekda Pandeglang
Sekda Pandeglang, Pery Hasanudin menghadang truk tronton yang menerobos vorboden.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Fery Hasanudin menginstruksikan Dinas Perhubungan (Diahub) untuk bertindak tegas terhadap kendaraan truk tronton yang melanggar aturan dan menggangu kenyamanan para pengendara lain di Jalan Raya Pandeglang.

Intruksi itu disampaikan Sekda, pasca penghadangan terhadap truk tronton yang melanggar verboden dan parkir di bahu jalan di ruas jalan Raya Saketi, Kabupaten Pandeglang, Banten beberapa hari lalu.

Bacaan Lainnya

Menurut Fery Hasanudin, banyaknya kendaraan truk tronton yang melanggar aturan, membuat kemacetan lalulintas, menganggu kenyamanan pengguna jalan, bahkan bisa membahayakan pengendara lainnya. Sebab itu, tegas Fery, Dishub Pandeglang harus bertindak tegas terhadap pengendara truk tronton itu.

“Saya minta Dishub dan aparat Kepolisian Pandeglang menindak pengendara truk tronton yang melanggar aturan lalulintas. Karena bisa membahayakan dan menggangu pengguna jalan lainnya,” tegas Fery Hasanudin, Minggu (8/12/2019).

BACA JUGA:

. Aksi Sekda Pandeglang, Hadang Pengendara Truk Tronton

. Sopir Truk Tronton Pelanggar Verboden Diserahkan ke Satlantas Polres Pandeglang

. Tegakkan Regulasi, Dishub Gencar Razia Truk Tanah

Selain itu, kata Sekda, tidak pula truk tronton yang bermuatan overload. Sebab beban jalan ada keterbatasan, selain merusak jalan, akan membahayakan dan bisa merugikan masyarakat. “Ini demi kepentingan maayarakat. Maka sekali lagi saya intruksikan petugas Diahub dan Kepolisian segera melakukan tindakan,” katanya.

Jika tidak ada tindakan dari pihak terkait, dikhawatirkan akan terjadi aksi anarkis masyarakat sebagai bentuk kekesalan terhadap truk bertonase besar yang melanggar aturan serta mengganggu kenyamanan berlalulintas.

“Saya banyak menerima keluhan dan aduan dari maayarakat terkait truk tronton itu. Maka harus segera ada tindakan tegas, sebab yang saya khawatirkan ada gejolak dari masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Kepala Bidang Lalulintas Dishub Pandeglang, Wawan memgaku, jika penindakan itu bukan kewenangan Dishub, tapi ranahnya pihak kepolisian Lalulintas. Dishub, kata dia, hanya sebatas memasang rambu-rambu lalulintas.

“Secara siatem kami hanya punya kewenangan memasang rambu-rambu. Adapun penindakan ranahnya pihak kepolisian,” imbuhnya.

Saat ditanya, langkah apa yang akan dilakukan terkait intruksi Sekda Pandeglang terhadap truk tronton yang overload itu, Wawan mengaku, pihaknya akan koordinasi dengan jajaran Satlantas Polres Pandeglang.

“Kami akan koordinasi dengan Satlantas Polres Pandeglang, karena yang berhak melakukan penindakan adalah Polisi,” tandasnyan. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.