Sekda Pandeglang: Antrean Bantuan UMKM Jangan Abaikan Protokol Kesehatan Covid-19

  • Whatsapp
Sekda Pandeglang
Sekda Pandeglang Fery Hasanudin (batik coklat) meninjau penhyaluran bantuan UMKM di BRI Pandeglang.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Sejumlah warga di Kabupaten Pandeglang, Banten mulai menerima bantuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yang disalurkan melalui Bank BRI.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Fery Hasanudin mengingatkan agar pelaku UMKM yang menunggu antrian harus menerapkan protokol kesehatan (Protokes), supaya tidak menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19 di Pandeglang.

Bacaan Lainnya

“Bapak ibu sekalian,  sebagai warga yang tercatat penerima bantuan UMKM, ini patut disyukuri karena akan meringankan beban selama masa pandemi. Tapi perlu diingat, pandemi belum berakhir, maka protokol kesehatan harus tetap dijalankan,” ungkap Fery saat memantau proses penyaluran UMKM di Bank BRI Pandeglang, Kamis (21/10/2020).

Dikatakannya, sejauh ini perkembangan covid-19 di Pandeglang setiap harinya terus meningkat, sekarang saja kasus terkonfirmasi covid-19 sudah mencapai 183 orang. Maka ditekankanya, agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan.

BACA JUGA: Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Dinkes Banten Gandeng Ormas

“Bantuan ini kan tujuan awalnya sebagai stimulus dalam penanganan covid-19. Maka jangan sampai dari penyaluran bantuan ini menjadi penyebab bertambahnya kasus covid-19, karena penerapan protokesnya lemah,” tegasnya.

Sementara, Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Pandeglang, Johanes Waluyo mengatakan, kegiatan penyaluran UMKM ini menyita perhatian pihaknya, karena banyak warga yang berkerumun. Maka pihaknya menurunkan anggota ke beberapa lokasi BRI unit yang sedang melakukan kegiatan penyaluran UMKM.

“Kami ingin memastikan proses penyaluran bantuan UMKM ini dapat memaksimalkan penerapan prptokes covid-19. Supaya tidak menimbulkan kasus baru covid-19 di Pandeglang,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.