Sejumlah Wilayah di Pandeglang Kembali Dilanda Banjir dan Longsor 

  • Whatsapp
Kabupaten Pandeglang

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Bencana banjir dan tanah longsor kembali melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Pandeglang, bencana tersebut terjadi akibat curah hujan tinggi yang terjadi beberapa hari terakhir yang melanda sebagian wilayah Pandeglang.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, beberapa kecamatan yang dilanda bencana banjir tersebut diantaranya Kecamatan Patia terdapat sebanyak 8 desa yang dilanda banjir, Kecamatan Pagelaran, Saketi, Cisata dan sejumlah kecamatan lainnya.

Bacaan Lainnya

Adapun bencana tanah longsor terjadi di Desa Cibarani, Kecamatan Cisata yang mengakibatkan satu rumah warga rusak berat, dan di Desa Kananga, Kecamatan Menes yang mengakibatkan bangunan pagar Kantor Desa Kananga tersebut ambruk total.

Camat Patia, Pandeglang, Cecep Rohman, di wilayahnya ada sebanyak 8 desa yang terkena dampak banjir yang diakibatkan luapan air sungai Cilemer. Ke 8 desa itu diantaranya, Desa Idaman, Surianen, Ciawi, Patia, Rahayu, Cimoyan, Babakan Keusik dan Pasir Gadung.

“Bencana banjir yang melanda 8 desa itu terjadi sejak kemarin (Minggu, red). Karena dalam beberapa hari ini intensitas hujan cukup tinggi, sehingga air suangai pun meluap ke permukaan dan mengakibatkan banjir,” ungkapnya, Senin (21/12/2020).

Saat ditanya berapa jumlah rumah yang terkena dampak banjir tersebut. Camat mengaku, proses pendataan masih terus dilakukan, jadi belum bisa diketahui jumlah rumah yang terendam banjir tersebut.

Adapun kondisi warga saat ini, Camat mengaku warga korban banjir tidak ada yang mengungsi, masih memilih tinggal di rumahnya masing-masing.

“Kami masih melakukan pendataan rumah warga yang terkena banjir. Selain rumah, beberapa akses jalan pun sempat terputus akibat dihadang banjir,” katanya.

Terpisah, Kepala Desa Cibarani, Kecamatan Cisata, Cecep Muhidin mengaku, sebagian kampung di desanya juga dilanda banjir. Kata dia, ada sebanyak 13 Kepala Keluarga (KK) yang terkena dampak banjir tersebut. Selain itu, bencana tanah longsor juga terjadi di desanya yang mengakibatkan satu rumah warga rusak.

“Tadi juga kami sudah memberikan bantuan sembako kepada korban banjir, tak hanya itu dari pihak lain juga sudah ada bantuan. Kami berharap banjir segera berlalu, supaya warga bisa kembali beraktivitas secara normal,” ujarnya. (Samsul/Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.