Sejumlah Orang Berseragam Coklat Ngotot Ngantor di Kantor Kades Bunar

oleh -
Sejumlah Orang Berseragam Coklat Ngotot Ngantor di Kantor Kades Bunar ketua BPD Bunar Kabupaten Tangerang
Sejumlah orang berseragam yang mengaku sebagai staf Desa Bunar yang baru itu, belum mengantongi Surat Keputusan (SK) rekomendasi dari Camat Sukamulya.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Meski sudah diperingatkan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk keluar ruangan alias belum boleh bekerja, namun sejumlah orang berseragam coklat ngotot berkantor sebagai staf yang baru di Desa Bunar, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Banten.

Sejumlah orang berseragam yang mengaku sebagai staf Desa Bunar yang baru itu, belum mengantongi Surat Keputusan (SK) rekomendasi dari Camat Sukamulya. Demikian juga 7 staf Desa Bunar yang lama, mereka belum mendapat rekomendasi camat sesuai Permendagri nomor 67 tahun 2021 setelah diberhentikan Kades.

“Kalau mengacu pada Permendagri nomor 67 tahun 2021, staf desa yang baru itu sampai saat ini belum punya SK,” ungkap Ketua BPD Bunar, Anadi kepada Redaksi24.com saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (28/10/2021).

Dijelaskan Anadi, pihaknya sebagai lembaga pengontrol kinerja Kades dan perangkat desa mengaku sudah berulang kali menegur orang-orang berseragam staf desa itu untuk mematuhi mekanisme yang sudah diatur dalam Permendagri Nomor 67 tahun 2021.

BACA JUGA: Kades Bunar dan Camat Sukamulya Terancam Dilaporkan ke PTUN

“Bukan sekali saya menegur mereka. Tapi karena khawatir ada hal-hal yang tidak diinginkan, jadi saya diamkan saja. Kami minta camat untuk segera mengambil langkah tegas sesuai aturan yang ada,” jelas Anadi.

Anadi mengaku tidak lagi mengusir sejumlah orang berseragam itu dari dalam kantor Kades Bunar karena ingin pelayanan publik tetap berjalan. “Saya hindari keributan agar pelayanan tidak terganggu,” ujarnya.

Senada dikatakan Kasi Pemerintahan Desa Bunar, Lina Arlina. Dia bersama rekan sejawatnya terpaksa harus pulang lagi, karena meja dan kursi tempatnya bertugas di Desa Bunar sudah diduduki sejumlah orang berseragam mengaku sebagai staf desa yang baru.

“Kami menghindari adanya keributan, jadi sementara kami mengalah, khawatir saling emosi, apalagi mereka sedang berebut posisi,” imbuh Lina seraya dibenarkan rekan-rekannya yang dipecat Kades.(RM1/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.