Sejumlah Kantor Kepala Desa di Pandeglang Disesaki Warga, Ada Apa?

  • Whatsapp
pelaku umkm
Sejumlah pelaku UMKM memenuhi salah satu kantor kepala desa di Pandeglang untuk mengurus surat keterangan usaha (SKU).

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Sejumlah kantor kepala desa di Kabupaten Pandeglang, mendadak dipenuhi warga. Rupanya, warga tengah mengantre mendaftar program bantuan dana untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak Covid-19.

Warga yang berdatangan ke sejumlah kantor kepala desa di Pandeglang, untuk mengajukan pembuatan Surat Keterangan Usaha (SKU) sebagai salah satu syarat dalam pengajuan bantuan UMKM tersebut.

Bacaan Lainnya

Seperti yang terjadi di Kantor Kepala Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Pandeglang, warga pemohon SKU untuk pengajuan bantuan UMKM memadati aula kantor kepala desa tersebut.

Kepala Desa (Kades) Purwaraja, Kecamatan Menes, Pandeglang, Iwan mengaku sudah beberapa hari ini kantornya didatangi warga pemohon SKU. Sat ini pihaknya sudah menerima sebanyak 760 pemohon.

BACA JUGA: Pasca Dilanda Tsunami 2018, Muara Cipunten Agung Pandeglang Mulai Dinormalisasi

“Permohonannya diserahkan kepada pegawai desa, setelah itu nanti petugas yang mengantarkan berkas permohonan warga kepada Dinas Koperasi dan UMKM Pandeglang,” ungkapnya, Jumat (23/10/2020).

Diakuinya, dari sebanyak 760 pemohon UMKM, sudah ada sebanyak 20 pemohon yang telah teregistrasi. Namun, kata dia, hingga sekarang ini warga yang melakukan permohonan bantuan masih terus berdatangan.

“Ada juga memang yang mengajukan langsung ke dinas, melalui online. Tapi lebih banyak datang ke desa dan nanti pihak desa yang mengantarkan berkasnya,” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Usaha Kecil Mikro (UKM) Dinas Koperasi dan UMKM Pandeglang, Sukri mengungkapkan, pihaknya telah mengajukan sebanyak 49.195 pelaku Usaha Mikro (UM) yang tersebar di Kabupaten Pandeglang, untuk mendapatkan Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) dari Kementrian Koperasi dan UMKM RI bagi yang terdampak covid-19.

“Untuk tahap satu kami telah usulkan. Jika nanti diterima Pemerintah Pusat, setiap pelaku usaha kecil akan mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp2,4 Juta,” ujarnya.

Namun, lanjut dia, pihaknya belum bisa merinci secara detail berapa pelaku usaha kecil asal Kabupaten Pandeglang yang disetujui untuk mendapatkan UMKM dampak pandemi covid-19 tersebut. Karena sampai saat ini, pihaknya masih belum mendapatkan rekap dari bank penyalur untuk program BPUM, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI).

“Namun sebagian sudah ada yang menerima bantuan itu, yang disalurkan melalui BRI,” tandasnya.(Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.