Sebanyak 84 Dari 458 Bidang Tanah Milik Benny Tjokorosaputro Yang Disita Kejagung Ada di Lebak

  • Whatsapp
Aset Benny Tjokorosaputro di Lebak
Salah satu aset Milik Benny Tjokorosaputro di Lebak.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penyitaan terhadap 458 bidang tanah milik tersangka kasus dugaan korupsi PT Jiwasraya, Benny Tjokorosaputro. Dari 458 tanah tersebut, 84 bidang tanah diantaranya berada di Kabupaten Lebak.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, selain 84 bidang tanah tersebut, Kejagung juga menyita aset berupa tanah di Desa Nameng atas nama PT Kencana Raya Nusa ( sekarang sudah berubah nama menjadi PT Tri Mega Adhyarta) dan tanah di Kampung Ciawi RT 01 RW 06, Kelurahan Cijoro Pasir, Kecamatan Rangkasbitung.

Bacaan Lainnya

Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak Bayu Wibianto membenarkan adanya penyitaan tersebut dilakukan dengan pemasangan plang sitaan berwarna ‘Pink’ langsung oleh tim Penyidik Kejagung.

BACA JUGA:

Anggota DPR RI Asal Pandeglang Usulkan Hak Angket Jiwasraya

Lex Spesialis, Kriminalisasi dan Rezim Multi Tafsir

Lanjutnya, penyitaan terhadap 84 bidang tanah tersebut dilakukan pada Rabu (17/3/2020) dan Kamis (18/3/2020) dengan melibatkan 4 tim yang terdiri dari Tim Penyidik Kejagung, Tim Pidusus Kejari Lebak dan BPN Lebak.

“Kita mendampingi tim penyidik Kejagung untuk melakukan penyitaan tanah milik Benny, tersangka kasus dugaan korupsi PT Jiwasraya,” kata Bayu kepada Redaksi24.com, Sabtu (21/3/2020).

Kata Bayu, kondisi 84 bidang tanah tersebut sebelumnya digarap oleh warga sekitar untuk bercocok tanam.

“Ya karena dulu nya itu lahan kosong, maka ada yang digarap warga untuk bercocok tanam,” katanya.

Untuk diketahui, penyitaan tersebut dilakukan berdasarkan penetapan Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Serang, nomor:6/Pid.Sus – TPK/2020/PN. Srg Tanggal 10 Maret 2020 dan SP Penyitaan DIRDIK Kejaksaan Agung Nomor : PRINT-54/F.2/Fd.2/03/2020 Tanggal 10 Maret 2020.

Benny Tjokorosaputro sendiri yang merupakan Komisaris PT Hanson International Tbk telah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan oleh Kejagung, atas dugaan keterlibatan dirinya terhadap kasus dugan korupsi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dengan menyebabkan kerugian negara yang ditaksir hingga Rp. 17 Triliun.

Adapun aset-aset Benny yang telah disita Korps Adhyaksa pasca ditetapkan dirinya menjadi tersangka yakni harta bergerak berupa mobil mewah Mercedes-Benz atas nama PT Hanson International dengan nomor polisi B 70 KRO.

Sedangkan harta tidak bergerak berupa 156 sertifikat tanah yang terdiri dari 84 bidang tanah di Lebak, 72 bidang tanah di Kabupaten Tangerang, yang saat ini telah diblokir agar tidak berpindah tangan.
Lalu, aset tanah lainnya berupa perumahan Millenium City seluas 20 hektare dan Forest Hill seluas 60 hektare. Keduanya berada di Parung, Bogor, Jawa Barat.

Kemudian, aset tanah lainnya di Desa Mekarsari Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor atas nama PT. Chandra Tribina, serta tanah di Desa Pingku Kecamatan Parung Panjang Kabupaten Bogor seluas 10 hektare. Teranyar, Kejaksaan menyita 93 unit apartemen di proyek South Hills, Kuningan, Jakarta Selatan.(Yusuf/Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.