Sebanyak 32 CCTV Untuk Memantau Keamanan di Kota Tangerang Tidak Semuanya Berfungsi

  • Whatsapp
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM – Hampir sebulan kasus penembakan misterius di Kota Tangerang di dua lokasi berbeda, belum juga menemui titik terang. Kepolisian setempat mengaku mengalami kesulitan mengungkap kasus, lantaran minimnya bukti-bukti, juga CCTV di lokasi kejadian tidak berfungsi alias mati. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengaku, terdapat sebanyak 32 CCTV di bawah pantauan Dishub Kota Tangerang. Kesemua CCTV itu berada di setiap traffic light (lampu merah). 

Bacaan Lainnya

32 CCTV itu pun tidak dimiliki semua oleh Dishub Kota Tangerang, melainkan ada yang milik pemerintah pusat (BPTJ), lalu milik pemerintah provinsi (Dishub Provinsi Banten), dan ada yang murni milik Dishub Kota Tangerang. 

“Jadi kalau dikaitkan dengan kasus yang dimaksud, itu posisinya (CCTV) ada di taman gajah. Sudah ada enam wartawan yang menanyakan ke saya, saya jawab tidak tahu, karena bukan wewenang kami. Kalau kejadiannya ada di traffic light, mau siapa pun yang tanya, itu kita bisa buka, kita jawab,” ujar Kadishub Wahyudi saat dikonfirmasi Redaksi24.com, Kamis (2/7/20).

BACA JUGA: DPRD Kota Tangerang Minta Dishub Kerja Sepenuh Hati Tertibkan Parkir Liar

Ia melanjutkan, ke-32 CCTV di traffic light itu juga ada beberapa yang rusak. “Akan tetapi masih tetap kita mentenens. Saya lupa yang rusak berapa, nanti kita cek lagi. Tetapi kalau dikaitkan dengan CCTV di lokasi penembakan, itu bukan wewenang kami, karena bukan di traffic light,” tambah Wahyudi. 

Sebelumnya, terjadi penembakan misterius pada Kamis (5/6/2020) malam tersebut terjadi di dua tempat yang berbeda, yaitu di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya depan cuci Steam Bambul, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Di lokasi tersebut seorang pemuda bernama Fahru Roji (18) yang sedang bonceng sepeda motor temannya mengalami luka di bagian punggung karena diduga ditembak oleh orang misterius tersebut. Hal itu ia rasakan setelah sampai di rumahnya di Jalan Pemekaran RT.02/01 Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Akibatkan laki–laki itu dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk dirawat. Berselang beberapa saat kemudian, kasus yang sama menimpa Iksan Ansari Ritonga (20). Warga Komplek Duta Bintaro Cluster Sanur E7 No.03 RT.06/09 Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. 

Ia mengalami luka dibagian punggung lantaran diduga ditembak oleh orang misterius saat bonceng sepeda motor temannya di Jalan Perintis Kemerdekan, tepatnya depan Taman Gajah Tunggal, Kelurahan Babakan, Kota Tangerang.

BACA JUGA: Dishub Kota Tangerang Tambah koridor Baru Untuk BRT

Kedua korban sempat dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk dirawat, dan kini sudah mengalami penyembuhan. 

Dalam kasus ini, polisi telah melakukan olah TKP yang dilakukan di kawasan wisata kuliner Laksa. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi. Namun, hingga kini polisi belum mendapat titik terang. 

“Belum ada perkembangan, kita masih terus selidiki,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Burhanudin beberapa waktu lalu. (Haris/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.