Satu Tim Medis di RSUD Dr Adjidarmo Yang Pernah Kontak Dengan Pasien Positif Covid-19 Ditracking

  • Whatsapp
Ilustrasi virus corona- istimewa.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebak melakukan tracking atau pencarian rekam jejak terhadap tenaga medis lainnya yang pernah melakukan kontak dengan E (26) tenaga medis asal Jakarta, yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dr. Firman Rachmatullah mengatakan, pihaknya melakukan tracking terhadap orang-orang yang mempunyai kontak erat dengan pasien E (26).

Bacaan Lainnya

” Kita sudah tracking dia (pasien positif Covid-19) mulai dari tempat terakhir ia bekerja yakni di rumah sakit, kita cari siapa saja yang pernah kontak dengan dia, dia bertugas dengan siapa, dia makan bareng siapa, dan dia beristirahat dengan siapa,” kata Firman ketika dihubungi melalui telepon seluler pada Rabu (15/4/2020).

Kata Firman, dalam tracking tersebut pihaknya tidak menemukan orang yang mengalami gelaja setelah melakukan kontak dengan E yang berprofesi sebagai dokter di RSUD Dr Adjidarmo Rangkasbitung tersebut.

” Dari hasil tracking kami tidak menemukan orang mengalami gelaja, karena E sendiri sudah tidak bertugas sejak 28 Maret 2020. Dan saat bertugas sendiri E mengenakan Alat Pelindung Diri (APD), jadi saya kira aman. Tidak usah khawatir, namun kami akan terus melakukan tracking dan memantau orang-orang yang pernah kontak sama dia selama 14 hari kedepan,” ujarnya.

BACA JUGA:

Seorang Tenaga Medis di RSUD Dr Adjidarmo Rangkasbitung Positif Covid-19

Wabah Corona Semakin Meluas, Bupati Lebak Minta Dinkes cegah Penyebarannya

Ia mengungkapkan, E sendiri sudah menjalani Swab Test atau pemeriksaan cairan lendir pada tenggorokan. Dan pada tanggal 14 April 2020 kemarin, hasil dari test tersebut E dinyatakan positif terinfeksi virus Corona.

Lebih jauh ia menuturkan, E sendiri diduga terinfeksi setelah merawat keluarganya di Jakarta yang juga dinyatakan positif terinfeksi virus yang berasal dari negeri Cina tersebut.

” Saat ini kondisi E sehat, dan akan menjalani Swab Test kedua. Jika dalam Swab Test kondisi E membaik, dan dinyatakan negatif, maka E diperbolehkan pulang,” pungkasnya.(Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.