Sambut Tahun Baru Islam 1443 H, DKM Baiturrahman Fedora Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

oleh -
Sambut Tahun Baru Islam 1443 H, DKM Baiturrahman Fedora Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
DKM Baiturrahman Fedora saat menggelar santunan anak yatim dan dhuafa.

TANGSEL,REDAKSI24.COM– Dewan Kegiatan Masjid (DKM) Baiturahman Fedora bekerjasama dengan Majelis Taklim Baiturrahman Fedora yang dimotori oleh kelompok pengajian kaum Ibu di Cluster Fedora, Graha Raya, Bintaro Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar acara Santunan Anak Yatim dan Dhuafa di Masjid Baiturrahman, Rabu,(11/8/2021) sore. Hadir dalam acara tersebut Ust. Abdul Rohim yang memberikan tausiyah tentang keutamaan menabur cinta dan kasih sayang kepada sesama, khususnya anak yatim dan dhuafa.

Ketua DKM Baiturrahman Agus Maulana mengatakan bahwa memberikan santunan tidak akan mengurangi harta, bahkan sebaliknya menjadi keberkahan tersendiri bagi umat Islam yang rajin bershodaqoh. Untuk itu rencananya kegiatan santunan anak yatim dan dhuafa akan  dilaksanakan secara konsisten yakni setiap 1 bulan sekali yang diadakan pada sabtu ke 2 

“Dengan rutin setiap bulan mengadakan santunan kepada anak yatim dan dhuafa, semoga jamaah Masjid Baiturrahman Fedora beserta keluarganya dapat berkontribusi untuk meningkatkan kesejahteraan dalam kehidupan anak yatim dan dhuafa,” ujarnya.

BACA JUGA: Paguyuban Graha Raya Bintaro Siap Gelar Vaksinasi COVID-19 Massal Gratis 

Sementara itu Ketua Paguyuban Graha Raya (PGR) yg sekaligus Ketua RW di Cluser Fedora, Rekno Riyanto menjelaskan sekalipun kondisi perekonomian rakyat di tengah serangan COVID-19 sedang turun drastis ke titik nadir, namun tidak lantas harus menutup mata, menumpulkan daya sensitivitas terhadap empati kemanusiaan dan persoalan-persoalan sosial di sekitar lingkungan terdekat.

BACA JUGA: Pemkab Tangerang-Pemkot Tangsel Kerjasama Pelayanan Publik

“Untuk memahami esensi kemanusiaan yang beradab dan keadilan sosial harus dimulai dengan merawat kesadaran kolektif serta memberikan perhatian dan bantuan secara kontinyu kepada kaum marginal, karena perut yang lapar tidak bisa dijawab oleh pidato politik dan retorika belaka.”pungkasnya.(Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.