Rumah Yang Dijadikan Kontrakan di Bambu Apus, Tangsel Ludes Terbakar

oleh -
Rumah di Bambu Apus, Kota Tangsel Ludes Terakar.

KOTA TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM –  Rumah yang sekaligus dijadikan kontrakan di Jalan Mujair Raya No 68, Bambu Apus, RT 07, RW 04, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten, ludes terbakar, Kamis (16/9/2021) pukul 12.10 WIB. 

Meski dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Pantauan di lokasi, sekira pukul 12.35 WIB, sejumlah petugas pemadam kebakaran bahu membahu berusaha memadamkan api. Sedangkan, warga  sekitar tampak panik dan berhamburan menyelamatkan diri ke arah kebon jati yang berjarak sekira 10 meter dari tempat kejadian perkara (TKP).

Salah seorang warga, Septi mengatakan, ia berusaha menyelamatkan diri dengan cara berlari keluar rumah karena mendengar suara ledakan. Sampai di luar, ia melihat bangunan di samping rumahnya sudah dilalap api. 

BACA JUGA: 26 Bus Hangus Saat Pool Primajasa di Tangsel Kebakaran

Karena kuatir lidah api menjilat ke pemukiman warga lainnya, Septi berteriak. ” Saya khawatir api nyamber ke rumah warga lainnya. Jadi, saya berteriak agar warga di sekitar lokasi keluar,” kata Septi yang mengaku panik hingga lari tidak pakai sandal.

Sementara itu, penjaga rumah yang terbakar itu, Sohati (57) mengaku saat kejadian ia sedang salat. “Lagi salat. Baru rakaat kedua denger suara ledakan yang cukup kencang. Karena Kaget. Saya langsung berhenti dan membuka mukena. Pas liat api sudah besar. Saya langsung lari keluar,” kata Sohati. 

Sohati juga menambahkan, bangunan yang ia tempati itu tidak pernah digunakan untuk memasak semenjak suaminya meninggal. “Tinggal sendiri. Jadi, nggak pernah masak. Saya beli aja. Anak-anak udah punya rumah masing-masing. Jadi, pisah sama saya,” ungkapnya. 

Di waktu yang sama, Kurniawan, Kepala Regu Pleton Bravo Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan mengatakan, laporan terkait kebakaran itu diterimanya  pada pukul 12.19 WIB. 

“Laporan jam 12.19. Terima laporan saya bersama tim langsung meluncur. Informasi yang didapat dari orang yang menunggu rumah, ini dulunya kontrakan. Tapi, semenjak pandemi tidak ada yang kontrak atau Kosong,” jelasnya

Kurniawan menambahkan, unit yang diterjunkan untuk memadamkan api ada 5 unit. Kesemuanya berasal dari Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan. 

“Untuk kerugian kita belum tau. Hanya saja untuk luas lahan yang terbakar 150 meter persegi. Sedangkan untuk penyebab, dugaan sementara karena konsleting listrik ,” paparnya.(RM2/Aan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.