RSUD Kota Cilegon Siapkan 50 Peti Jenazah Bagi Korban Covid-19

  • Whatsapp
peti covid-19
Ilustrasi - Peti jenazah standar Covid-19.

CILEGON, REDAKSI24.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon mempersiapkan 50 peti jenazah standar penanganan Covid-19. Pasalnya, tidak sedikit Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 yang meninggal dunia di RSUD Kota Cilegon.

“Ada 13 peti jenazah standar Covid-19 sudah terpakai. Kalau yang dulu dari anggaran BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) RSUD Kota Cilegon,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Kota Cilegon dr Meisuri, Rabu (17/6/2020).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, ketersediaan peti jenazah standar Covid-19 di RSUD Kota Cilegon saat ini kosong. Selain itu, pengadaan peti jenazah juga akan dilakukan menggunakan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) dari APBD Kota Cilegon 2020.

“Kebutuhan kami sekitar 50 paket peti jenazah. Pengadaannya 10 peti jenazah terlebih dahulu,” jelasnya.

Namun pihaknya belum bisa memastikan terkait anggaran atau harganya. Sebab standar peti jenazah bagi korban Covid-19 berbeda dengan peti jenazah pada umumnya.

“Kami juga sedang mengajukan tambahan APD (alat pelindung diri) kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon. Sebulan kebutuhan APD mencapai 1.050 pcs,” tuturnya.

Sementara itu, update data Covid-19 di Kota Cilegon dari Dinas Kesehatan Kota Cilegon melalui akun Instagram resmi @dinkes_cilegon pada Selasa (16/6/2020) pukul 16.00 WIB tercatat, jumlah PDP Covid-19 sebanyak 111 orang, 35 orang diantaranya meninggal, 32 orang sembuh, 44 orang masih dalam perawatan.

Sementara itu, Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Kota Cilegon sebanyak 659 orang, sebanyak 625 orang diantaranya dinyatakan sembuh, 1 orang meninggal, sedangkan 33 orang lainnya masih dalam pemantauan.

Selain itu juga terdapat 448 Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 di Kota Cilegon, 306 orang telah dinyatakan sembuh, sedangkan 142 orang lainnya masih dalam perawatan.

Sedangkan kasus positif Covid-19 di Kota Cilegon berjumlah 29 orang, terdiri dari 23 orang masih dalam perawatan dan 6 orang sudah sembuh.(Firasat/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.