Ribuan Buruh Duduki Kantor Disnakertrans Kabupaten Tangerang

oleh -
Ribuan Buruh Duduki Kantor Disnakertrans Kabupaten Tangerang aliansi buruh rapat pleno dewan pengupahan
Aksi konvoi keliling ribuan buruh itu membuat ruas Jalan Raya Serang menjadi macet hingga 10 kilometer mulai Citra Raya Cikupa sampai Flyover Balaraja menuju kantor Disnakertrans.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Tangerang Raya (Alltar) menggelar orasi keliling ke berbagai perusahaan sebelum akhirnya menduduki kantor Disnakertrans Kabupaten Tangerang, Banten di Kecamatan Balaraja, Selasa (23/11/2021).

Akibat dari aksi konvoi keliling ribuan buruh itu membuat ruas Jalan Raya Serang menjadi macet hingga 10 kilometer mulai Citra Raya Cikupa sampai flyover Balaraja menuju kantor Disnakertrans.

“Mulai dari fly over Balaraja macet total, karena buruh jalan kaki sampai ke kantor Disnakertrans,” ungkap Burhanuddin Hamzah, seorang buruh PT Sinar Masanda Industri yang ikut aksi menduduki Kantor Disnakertrans.

Secara terpisah, Ahmad Sukri buruh perusahaan sepatu PT Parkland World Indonesia asal Solear Kabupaten Tangerang mengutarakan, ribuan buruh di pabrik itu terpaksa harus pulang lebih awal karena disweeping ribuan buruh lainnya dari luar perusahaan.

BACA JUGA: Kota Tangerang Serahkan Rekomendasi Kenaikan UMK Versi Buruh Ke Pemprov Banten

“Kami pulang semua, pos dua nggak jebol, pos satu jebol juga, PWI 1 dan 2 pulang semua akibat disweeping atau ditarik keluar serikat buruh dari luar,” ungkap Ahmad Sukri.

Aksi mengepung ribuan buruh yang tergabung dalam Alltar mengepung kantor Disnakertrans untuk mengawal sidang pleno Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) Tangerang untuk mengusulkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2022.

Dalam rapat tertutup yang dihadiri 11 perwakilan buruh, 8 perwakilan APINDO dan 18 dari perwakilan pemerintah, perwakilan buruh mengusulkan kenaikan UMK Tangerang 2022 sebesar 10 persen atau Rp4.653.872.92.

Arsadi, perwakilan buruh menyebut, usulan kenaikan UMK 2022 untuk mendorong daya beli masyarakat, dalam hal ini kalangan buruh.

“Rincian 10 persen itu adalah, Inflasi sebesar 1,85 persen, pertumbuhan ekonomi sebesar 7,10 persen, dan produktifitas sebesar 1,05 persen,” ungkap Arsadi rapat tersebut.

Sementara perwakilan APINDO, Herry Rumawatine mengusulkan, UMK Kabupaten Tangerang 2022 mengikuti Peraturan Pemerintah nomor 36 tahun 2021 tentang pengupahan dan penyesuaian upah dan juga mempertimbangkan kenaikan upah yang ada di Tangerang Raya.(RM1/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.