Revitalisasi Gedung Juang, Pemkot Serang Gandeng BPCB Banten

  • Whatsapp
gedung juang
Pemkot Serang bersama BPCB Banten menggelar rapat koordinasi terkait rencana revitalisasi Gedung Juang.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Dalam mengimplementasikan visi misi membangun kota peradaban yang berdaya dan berbudaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berencana merevitalisasi Gedung Juang dengan melibatkan Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Banten.

Rencana itu dikatakan Wali Kota Serang Syafrudin usai melaksanakan rapat koordinasi revitalisasi Gedung Juang dengan tokoh veteran, BPCB Banten, Sejarawan dan Komisi II DPRD Kota Serang di Puspemkot Serang, Selasa (7/1/2020).

Bacaan Lainnya

Syafrudin mengatakan, revitisasi Gedung Juang tersebut bukan membongkarnya, akan tetapi akan diperbaiki sebagai upaya melestarikan nilai-nilai sejarah. “Gedung Juang akan kami perbaiki, sebagai upaya melestarikan nilai-nilai sejarah,” katanya.

BACA JUGA:

. Alih Fungsi Gedung Juang 45 Ditolak, Wali Kota Serang Cari Tanah Buat Perpustakaan

Disparpora Kota Serang Sesalkan Perilaku Pedagang di Tempat Wisata

. Wali Kota Serang Ajak Pejabat dan Pengusaha Bantu Korban Banjir Lebak

Syafrudin berharap setelah direvitalisasi Gedung Juang tersebut akan menjadi destinasi wisata sejarah di Kota Serang. Selain itu, imbuh Syafrudin, akan menjadi kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Serang.

Namun demikian sebelum direvitalisasi, menurut Syafrudin, pihaknya terlebih dahulu akan memindahkan Gedung Taman Kanak-kanak (TK) yang berada di lingkungan Gedung Juang. “Gedung Juang tidak bisa diubah, apalagi ada penambahkan gedung TK, maka kami akan pindahkan TK,” imbuhnya.

Syafrudin melanjutkan, bukan hanya Gedung TK yang menjadi pekerjaan sebelum direvitalisasi, tapi juga Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Gedung Juang. Nantinya, kata Syafrudin, PKL akan diubah menjadi gerai UMKM Kota Serang.

Kepala DPK Kota Serang, Wahyu Nurjamil mengungkapkan, merivitalisasi Gedung Juang itu diperkirakan akan menghabiskan anggaran sekitar Rp4,5 miliar. Wahyu merinci, Rp 3 miliar nantinya akan digunakan untuk membangun monumen perjuangan dan konten dalam gedung.

Sedangkan Rp1 miliar untuk merevitalisasi kontruksi bangunan yang pembiayaannya dianggarkan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Serang.

Sisanya Rp 500 juta dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Serang untuk membangun halaman Gedung Juang. “Program ini keroyokan, totalnya anggarannya sekitar Rp 4,5 miliar,” ungkap Wahyu.

Wahyu membenarkan, Gedung Juang tidak akan diubah bentuknya. Sebab, kata dia, bangunan cagar budaya tidak bisa diubah. “Kami mengisi konten di dalamnya dengan konten perjuangan. Kalau rehab boleh dan itu pun didampingi BPCB Banten, tidak merubah bentuk,” jelas Wahyu.

Mengenai target pembangunan, sambung Wahyu, akan dilakukan pada triwulan pertama. Sebab, kata dia, untuk menunjang visi misi Wali Kota Serang dan dalam pekerjaannya akan berkoordinasi dengan OPD terkait.

“Untuk pengisian konten akan dilakukan tahun ini untuk tahap pertama. Soalnya akan berkelanjutan sesuai dengan visi misi wali kota,” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.