Resahkan Warga, Izin Lingkungan Perumahan Ares Residence Lebak Terancam Dicabut

oleh -
Perumahan Ares Residance
DlH Lebak datangi Perumahan Ares Residance.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak nilai genangan air yang merendam pemukiman warga di Kampung Babakan Kalapa, Desa Aweh, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten disebabkan oleh kelalaian pihak pengembang perumahan Ares Residence.

Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PPLH) DLH Kabupaten Lebak, Dasep Novian saat meninjau lokasi proyek pembangunan perumahan Ares Residence bersama tim gabungan yang terdiri dari Satpol-PP Lebak, dan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Lebak pada Senin (20/4/2020).

” Dari hasil verifikasi, kami menemukan adanya saluran irigasi yang tersumbat akibat aktivitas pembangunan perumahan itu, sehingga menyebabkan banjir pada pemukiman warga sekitar,” ujarnya.

Katanya, perumahan Ares Residence sendiri telah memiliki izin lingkungan hidup dalam menjalankan pembangunan perumahan mereka. Hanya saja, dalam pelaksanaan pembangunannya, metekapihak melanggar salah satu ketentuan yang tercantum di dalam dokumen lingkungan hidup.

Dokumen lingkungan hidup yang dilanggar oleh pihak pengembang yaitu, tentang antisipasi banjir pada kawasan pemukiman yang merupakam salah satu klausul dikeliarkannya lingkungan hidup.

” Pihak pengembang telah melanggar dokumen lingkungan hidup tentang antisipasi genangan air banjir di lingkungan hidup, dengan tidak memperhatikan dan menyediakan saluran irigasi yang berhubungan langsung dengan pemukiman warga sekitar,” kata Dasep.

Seharusnya tambah Dasep, jika pihak pengembang menaati apa yang tercantum di dalam dokumen, banjir tidak akan terjadi. Karenanya, kata dasep,
pihaknya akan segera melayangkan surat peringatan terhadap pihak pengembang, agar menaati apa yang tercantum didalam dokumen itu, dengan menyediakan saluran irigasi, sehingga kejadian air yang membanjiri pemukiman warga tidak terjadi lagi.

BACA JUGA:

Warga Desa Aweh Keluhkan Pembangunan Perumahan Ares Residence

Jika tetap membandel, ia menegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi administrasi, hingga pencabutan izin lingkungan hidup.

” Surat peringatan sedang kita susun. Kita juga akan Terus memantaunya. Apabila dalam wakt Tiga hari kedepan mereka tidak mengindahkan, akan kita berikan sanksi hingga ke pencabutan izin lingkungan,” tegasnya.

Sementara itu, pihak manajemen marketing Ares Residence R Doni Sasmito mengatakan, pihaknya akan segera membangun saluran irigasi yang menghubungkan ke pemukiman warga.

” Kami siap menaati ketentuan yang berlaku,” pungkasnya. (Yusuf/Aan)

No More Posts Available.

No more pages to load.