Rekrutmen CPNS 2020 dan 2021 Distop, Pemkot Serang Makin Kekurangan Pegawai

  • Whatsapp
rekrutmen cpns kota serang
Ilustrasi - Kota Serang semakin kekurangan pegawai dan guru menyusul distopnya rekrutmen CPNS tahun ini.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Banten semakin kekurangan pegawai, khususnya untuk tenaga guru SDN dan SMPN. Kondisi itu terjadi menyusul Kebijakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) yang menghentikan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2020 dan 2021 akibat pandemi Covid-19.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Nursalim membenarkan kebijakan Kemenpan RB tersebut memberikan dampak bagi banyak SDN di Kota Serang, khususnya terkait kekurangan guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS).

Bacaan Lainnya

“Bahkan ada SDN yang hanya punya satu guru PNS dengan kepala sekolah. Sisanya guru honor atau sukwan. Kami sangat kekurangan SDM guru untuk SD dan SMP,  tapi yang paling banyak untuk SD,” katanya kepada wartawan, Rabu (15/7/2020).

Selain itu, sambung Nursalim, banyaknya guru PNS di Kota Serang yang memasuki masa pensiun pada tahun 2020. Kondisi itu menambah persoalan bagi pendidikan di ibu kota Provinsi Banten ini selain kebijakan tidak adanya rekrutmen CPNS tahun 2020 dan 2021.

BACA JUGA: Petambak Pasrah, Ratusan Hektar Tambak di Kota Serang Bakal Jadi Kawasan Industri

“Satu bulan ini kami menerima sekitar 20 guru atau kepala sekolah PNS yang pensiun. Memang tidak ada dampak serius, tapi kami tidak bisa menjamin guru sukwan bertahan, mungkin saja mereka pindah ke tempat yang lebih baik karena honornya dibawah UMK,” jelasnya.

Nursalim melanjutkan, jika dipresentasikan saat ini guru yang berstatus PNS di Kota Serang jumlahnya pada kisaran 30 sampai 40 persen. Sisanya guru yang berstatus honor atau sukwan. Meski begitu, dikatakan Nursalim, masih kurangnya guru berstatus PNS tidak lantas membuat kualitas pendidikan di Kota Serang menurun.

Sebab, kata dia, karena semua guru honor atau sukwan yang ada saat ini umumnya sudah menempuh jenjang pendidikan hingga strata satu atau sarjana. “Yang penting kami berupaya meningkatkan SDM yang ada,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang, Ritadi Muhsinin mengakui tidak adanya rekrutmen CPNS tahun 2020 dan 2021 bukan saja mememberikan dampak pada bidang pendidikan, terutama guru. Tapi juga mempengaruhi jabatan struktural Pemkot Serang.

“Seperti di beberapa kelurahan yang masih belum ideal. Padahal seharusnya kelurahan diisi satu lurah, sekretaris dan tiga kepala seksi. Tapi sekarang belum semua kelurahan memiliki porsi lengkap,” ungkapnya.

BACA JUGA: Kota Serang Zona Orange Covid-19, Sekolah yang Gelar KBM Tatap Muka Bakal Ditindak

Ritadi menjelaskan, berdasarkan analisa jabatan dan beban kerja, pegawai di lingkungan Pemkot Serang idealnya berjumlah 6.600 orang. Saat ini, kata dia, baru mencapai sekitar 4.400 orang.

“Guru banyak yang pensiun, struktural juga banyak pensiun. Tapi ini kondisi yang harus kami hadapi, dari segi kekurangan itu kami sesuaikan,” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.