Razia Masker di Labuan Pandeglang Sepi Pelanggar

  • Whatsapp
razia masker
Seorang warga Labuan mendapat sanksi push up karena kedapatan tidak mengenakan masker.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Jajaran Muspika Labuan, Pandeglang mengklaim kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan (Protokes) covid-19 mulai meningkat. Hal itu terbukti dengan semakin sepinya warga yang melanggar protokes dalam giat razia masker di Pasar Labuan, Kamis (17/9/2020).

Kapolsek Labuan, Kompol Nono Hartono mengatakan, sejauh ini tingkat kesadaran warga terhadap penerapan protokol kesehatan covid-19 mulai ada peningkatan. Terbukti, kata dia, pada saat giat razia, hanya beberapa orang saja yang melanggar protokes.

Bacaan Lainnya

Dikatakan Kapolsek, giat razia masker tersebut dilakukan secara rutin setiap hari. Dengan tujuan untuk terus mendorong masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Sebab, kata dia, kondisi pandemi covid-19 sekarang ini meningkat lagi.

“Tiap hari kami keliling ke lokasi keramaian, seperti pasar maupun perkampungan. Kami ingin warga bersama mencegah penyebaran covid-19, salah satunya dengan tertib menerapkan protokes,” katanya.

BACA JUGA: Deteksi Covid-19, Pemkab Pandeglang Ajak Wartawan Tes Swab

Saat ditanya dikenakan sanksi apa bagi warga pelanggar protokol kesehatan. Kapolsek mengaku, hanya dikenai sanksi sosial. Seperti push up dan atau membersihkan sampah. “Sanksi itu tentu ada manfaatnya, menjaga kebersihan dan untuk menyehatkan tubuh,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Labuan, Angga Winata membenarkan kesadaran warga dalam menerapkan Prokeseh mulai meningkat dibanding awal merebaknya pandemi covid-19. Pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar terus menerapkan Protokes.

“Masih banyak warga yang tidak menggunakan masker saat keluar rumah. Maka perlu terus dilakukan sosialisasi agar warga membiasakan menggunakan masker,” tuturnya.

Ditanya status, ia mengaku Labuan masuk zona merah, karena sempat ada kasus positif covid-19 di kecamatan tersebut. “Tapi yang positif covid-19 sudah sembuh. Mudah-mudahan penyebaran covid-19 tidak meluas,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.