Ratusan Tenaga Medis di Kabupaten Tangerang Belum Dapat Insentif

  • Whatsapp
Ilustrasi.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Sekira 300 tenaga medis di Kabupaten Tangerang belum mendapatkan insentif. Ratusan tenaga medis yang belum menerima insntif itu bertugas di 3 rumah sakit dan 44 puskesmas di wilayah Kabupaten Tangerang. 

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi mengatakan, penyebab belum cairnya insentif bagi para tenaga medis tersebut, karena adanya perubahan peraturan dari pusat.

Bacaan Lainnya

Meski demikian, sambung Hendra, saat ini proses verifikasi untuk tenaga medis di Kabupaten Tangerang telah rampung dan sudah dikirim ke Kememkes. 

“Berkasnya sudah dikirim ke Kemenkes informasinya 1 Puskesmas sudah cair, yang lainnya belum,” kata dr Hendra kepada Redaksi24.com, Senin (6/7/2020). 

BACA JUGA: Jadi Rujukan Covid-19, RSUD Kabupaten Tangerang Kekurangan Ventilator

Hendra menjelaskan, pencairan insentif tenaga medis atau kesehatan ini terbagi dua dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Adapun untuk besarannya ia memperkirakan untuk dokter spesialis berkisar 15 juta rupiah, dokter umum 7,5 juta rupiah, perawat 5 juta rupiah, dan tenaga non medis seperti satpam dan supir ambulance berkisar 5 juta rupiah. 

“Ada dua insentif dari APBN (pusat) dan APBD (daerah) tapi tidak dobel yang dapat dari pusat tidak dapat dari daerah begitu sebaliknya. Untuk yang dari daerah juga belum semuanya dicairkan besok baru tenaga medis di RS Balaraja yang cair,” tuturnya 

Kendati begitu, menurut dr Hendra insentif tenaga medis tersebut akan segera dicairkan seluruhnya apabila proses verifikasi di Kemenkes telah rampung. 

“Saya sih berharapnya cepat dan seharusnya kalau sudah diverifikasi bisa cepat dicairkan,” tandasnya (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.