Ratusan Siswa SMAN 18 Kabupaten Tangerang Gelar Doa Bersama

  • Whatsapp
SMKN 8
Siswa SMAN 18 Kabupaten Tangerang menggelar doa bersama menyikapi seringnya kecelakaan yang menimpa rekan-rekan mereka di Jalan Raya Pemda.

REDAKSI24.COM – Ratusan siswa SMAN 18 di Jalan Raya Pemda, Desa Matagara, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten,  menggelar acara doa bersama memohon keselamatan pasca terjadinya peristiwa kecelakaan yang menimpa salah seorang siswi SMAN 18 beberapa waktu lalu, Kamis (30/8/2019).

Dari informasi yang dihimpun, dalam sebulan terakhir sudah dua kali terjadi peristiwa kecelakaan yang menimpa siswa SMAN 18 Kabupaten Tangerang. Terakhir, peristiwa kecelakaan terjadi pada Rabu (28/8/2019) di Jalan raya Pemda, Desa Matagara.

Bacaan Lainnya

Kecelakaan tersebut menyebabkan siswi kelas XI IPA2 bernama Adinda Dwitantri mengalami koma. Hingga saat ini belum sadarkan diri di Rumah Sakit Mulya Insani, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Kepala SMAN 18 Kabupaten Tangerang, Heri Supriatna mengatakan, gelar doa bersama tersebut diadakan guna memohon keselamatan dan mendoakan semua pihak baik siswa, guru, dan semua warga SMAN 18 Kabupaten Tangerang. Selain itu, kata dia, gelar doa bersama itu diadakan dalam menyambut tahun baru Islam, 1 Muharram 1441 Hijriah.

Terkait, peristiwa kecelakaan, ia menghimbu kepada seluruh siswa SMAN 18 Kabupaten Tangerang untuk selalu taat pada peraturan tak terkecuali aturan dan tata tertib pada saat berlalu lintas.

“Tadi juga sudah saya himbau saya sampaikan kepada seluruh siswa untuk taat pada aturan, kalau sudah taat aturan insya allah selamat,” ujarnya.

BACA JUGA:

. Memprihatinkan, Kekurangan Meja dan Kursi, Puluhan Siswa SMAN 18 Kabupaten Tangerang Belajar di Lantai

. Kabupaten Tangerang Raih Posisi 3 Korsupgah KPK

. SMAN 4 Kota Tangerang Dilaporkan ke Inspektorat Banten

Sementara itu, ditemui sebelumnya, Kanit Laka Satlantas Polresta Tangerang Iptu Kresna menghimbau kepada seluruh pelajar di Kabupaten Tangerang untuk memperhatikan keselamatan ketika mengendarai sepeda motor.

Ia juga mengajak para orang tua dan pihak sekolah untuk lebih memberikan perhatian keselamatan kepada anak dan peserta didiknya saat menggunakan kendaraan di jalan raya.

“Para pelajar inikan masih minim pengalaman, secara pemikiran belum matang dalam tingkat kehati-hatian, pengawasan bersama perlu dilakukan baik dari kami, orang tua, dan sekolah,” ucapnya

Ia menambahkan, prihal pengawasan berlalu lintas baik di kalangan pelajar dan masyarakat pihaknya melalui Unit Dikyasa Satlantas Polresta Tangerang selalu memberikan penerangan dan edukasi kepada masyarakat tentang etika berlalu lintas.

“Kalau ada laporan kecelakaan biasanya kita langsung laporkan ke unit Dikyasa, mereka yang akan ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi tentang berlalu lintas,” tandasnya (Ricky/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.