Ratusan Ribu Warga Kabupaten Tangerang Menganggur

oleh -
Ratusan Ribu Warga Kabupaten Tangerang Menganggur
Namun begitu Husin menyebut tingkat pengangguran di Kabupaten Tangerang menurun sebesar 3,4 persen pada periode 2021, dibanding 2020 yang tercatat sebanyak 230 ribu jiwa.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan berdasarkan hasil pemutakhiran data tercatat pada awal 2021 ada sebanyak 167 ribu pengangguran di Kabupaten Tangerang, Banten.

Kepala BPS Kabupaten Tangerang, Husin Maulana mengatakan, Kabupaten Tangerang menempati posisi 3 terbesar tingkat pengangguran di Provinsi Banten. Berdasarkan data 2021, warga usia kerja di daerah berjuluk seribu industri ini jumlahnya sebanyak 1.842.000 jiwa.

“Dari jumlah angkatan kerja itu, sebanyak 167.000 jiwa atau 9,06 persen masuk kategori menganggur, didominasi laki-laki,” ujar Husin kepada wartawan Rabu (15/6/2022).

Namun begitu Husin menyebut tingkat pengangguran di Kabupaten Tangerang menurun sebesar 3,4 persen pada periode 2021, dibanding 2020 yang tercatat sebanyak 230 ribu jiwa.

BACA JUGA: Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Tangerang Naik 0,93 Persen

Terjadinya penurunan angka pengangguran itu, kata Husin dipengaruhi meredanya masa pandemi COVID-19, dimana aktivitas perekonomian telah kembali normal sehingga menjadi pemicu turunnya angka pengangguran tersebut.

Husin menambahkan, sejalan dengan kondisi itu, sebagian perusahaan besar yang mayoritas berada di sejumlah kawasan industri kini kembali membuka perekrutan pekerja baru.

“Sejumlah kawasan pabrik sudah banyak yang membuka rekrutmen, artinya pertumbuhan ekonomi mulai kembali normal,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, Ahmad Supriadi mengatakan, meski angka pengangguran turun, namun Pemkab Tangerang masih memiliki tanggungjawab besar, yakni menyelesaikan ratusan ribu warganya yang tidak memiliki pekerjaan alias menganggur.

“Sebagai daerah seribu industri ternyata angka pengangguran masih tinggi. Pemkab Tangerang harus bisa lebih memperhatikan warga ysng tidak memiliki pekerjaan, khususnya usia produktif,” tandasnya.(Deri/Difa)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.