Ratusan Relawan COVID-19 Kabupaten Tangerang Jalani Bintek

oleh -
Ratusan Relawan COVID-19 Kabupaten Tangerang Jalani Bintek bupati tangerang
Program ini merupakan salah satu bentuk inisiatif Pemkab Tangerang untuk melibatkan para mahasiswa, pramuka, anggota KNPI, Karang Taruna, dan PMI untuk menjadi relawan dalam penanganan COVID-19 di Kabupaten Tangerang.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Bupati Tangerang, Banten, A Zaki Iskandar membuka kegiatan bimbingan teknis (Bintek) relawan penanganan COVID-19 di Ruang Bola Sundul Gedung Usaha Daerah (GUD) Puspemkab Tangerang, Tigaraksa, Rabu (22/09/2021).

Program ini merupakan salah satu bentuk inisiatif Pemkab Tangerang untuk melibatkan para mahasiswa, pramuka, anggota KNPI, Karang Taruna, dan PMI untuk menjadi relawan dalam penanganan COVID-19 di Kabupaten Tangerang.

“Pemerintah daerah, propinsi, dan pusat terus berupaya mencari solusi bagaimana cara menangani pandemi ini agar tidak semakin parah, dan bisa dikendalikan,” ujar Zaki kepada para relawan COVID-19.

Zaki menambahkan, untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan selama pandemi, pihaknya akan menambah lagi sentra vaksinasi. Semakin banyak sentra vaksin, lanjut Zaki, semakin banyak dibutuhkan petugas dan relawan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan hak vaksinasinya.

BACA JUGA: Cikupa Kirim 40 Kafilah ke MTQ 51 Kabupaten Tangerang

Bupati berharap semoga Bintek bisa memberikan pemahaman kepada para relawan untuk secara aktif membantu Pemkab Tangerang dalam program vaksinasi kepada masyarakat dan juga bantuan- bantuan lain dari pemerintah daerah kepada masyarakat.

“Pelaksanaan vaksinasi maupun vaksin center mendapat sambutan antusias dari masyarakat, meski masih serba terbatas, namun vaksinasi berjalan lancar,” tutur Zaki.

Semantara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat mengatakan, surat keputsan (SK) relawan penanganan COVID-19 sudah ditandatangani bupati. Para relawan, kata Ujat, terdiri dari unsur mahasiswa, Pramuka, anggota KNPI, Karang Taruna dan PMI.

“Jumlah peserta Diklat sebanyak 155 orang, dibagi 3 sesi dengan narasumber dari dinas kesehatan dan PMI, kkususnya materi dalam penginputan data terkait vaksinasi serta memberikan informasi dan pengalaman sebagai relawan,” tandas Ujat.(Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.