Ratusan Pemohon SIKM di DPMPTSP Tangsel Ditolak Karena Banyak Warga Belum Paham

  • Whatsapp
Ilistrasi PSBB di Kota Tangsel.

TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM – Pembuatan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) di Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sepertinya susah-susah gampang.

Terbukti, sejak 4-5 Juni 2020, tercatat ada 239 izin yang ditolak atau hampir mencapai 50 persen dari permohonan izin yang masuk yakni sekira 490 berkas izin.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Tangsel Ayep Jajat Sudrajat mengatakan, ada tiga catatan mengapa jumlah izin yang ditolak cukup banyak. Diantaranya yaitu, pemohon tidak melampirkan hasil rapid test, tujuan pemohon banyak ke DKI Jakarta dan pemohon salah dalam memilih jenis permohonan keluar/masuk.

“Permohonan yang ditolak banyak karena salah memasukan berkas. Harusnya formulir kartu tanda penduduk (KTP) atau surat keterangan sehat ternyata yang dimasukin surat keterangan,” katanya, melalui telepon seluler, Sabtu (6/6/2020) malam.

Ayep berkilah, jika banyaknya kekeliruan unggah data tersebut bukan karena kurang sosialisasi. Tetapi karena pengetahuan masyarakat yang masih kurang dan belum terbiasa menggunggah berkas ke sistem.

“Bukan karena kurang sosialiasi tetapi soal kemampuan individu. Karena sekarang sudah by system dan baru ada, maka banyak yang masih salah upload. Saya sendiri kadang bingung kalau berkas tidak ada namanya bakal keliru,” ungkap Ayep

Ayep menerangkan, ada dua jenis SIKM yakni one way dan berulang. Untuk one way berlaku untuk sekali jalan perjalanan dinas ke luar daerah. Sedangkan yang berulang, diperuntukan bagi pekerja di luar jabodetabek dan Banten.

“Dalam SIKM yang dicetak, ada barcode yang berfungsi untuk memudahkan petugas megecek pemilik SIKM tersebut. Jadi tidak dapat dimanipulasi atau disalahgunakan,” terangnya.

Dia memprediksi, peningkatan jumlah pemohon SIKM diperkirakan akan terjadi Senin (8/6/2020) lantaran banyak perkantoran yang mulai beraktivitas lagi. Soal kendala, Ayep mengaku, tidak mengalami kendala sejak penerapan SIKM berlaku yang dapat diakses melalui aplikasi milik DPMPTSP Tangsel.

“Sejauh ini tidak ada kendala, hanya saja di awal memang operator masih kaku dan takut salah karena ini kebijakan baru. Khawatir melakukan kesalahan. Tetapi di hari kedua sudah aman dan lancar,” pungkasnya.(wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.