Rampok Yang Paksa Karyawati Minimarket Ciputat Masukkan Uang Rp36 Juta ke Dalam Tasnya Diburu Polisi

  • Whatsapp
Rampok bersajam satroni minimarket di Ciputat, Tangsel.

KOTA TANGSEL, REDAKSI24.COM– Polsek Ciputat memburu empat pelaku perampokan Alfamart Serua Indah di Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, yang memaksa karyawan Minimarket tersebut memasukkan uang sebesar Rp36 juta ke dalam tasnya untuk dibawa kabur.

“Sampai saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap empat orang pelaku yang diduga bersembunyi di sekitar daerah penyangga ibukota,” kata Kanit Reskrim Polsek Ciputat, Ajun Komisaris Hitler Napitupulu kepada wartawan, Selasa (19/1/2021).

Bacaan Lainnya

Dalam menjalankan aksinya pada Minggu (17/1/2021) malam itu, kata Kanit, Kawanan perampok yang mengenakan topi dan masker  terekam CCTV. Mereka tambahnya, mengacungkan senjata tajam dan menyandera dua orang pegawai.

Kemudian, kata Kanit, Kedua pegawai minimarket tersebut digiring oleh  pelaku ke bagian belakang ruangan. Di sana, lanjutnya, mereka diminta untuk menunjukkan brankas dan memasukkan uang  Rp36 juta yang ada di dalam ke tas pelaku untuk dibawa kabur.

” Saat beraksi pelaku mengenakan dua sepeda motor dan langsung meninggalkan lokasi setelah berhasil membawa sejumlah uang,” katanya.

Menurut karyawati minimarket tersebut, Alfatiani, uang sebesar Rp36 juta yang dibawa kawanan perampok merupakan hasil pendapatan minimarket selama dua hari.

Para pelaku yang membawa senjata tajam jenis celurit dan pisau itu, katanya, memaksa dirinya untuk membuka brankas uang. “Dia minta saya masukin uang ke dalam tasnya. Kurang lebih tiga puluh enaman juta,” kata Alfatiani.

Kejadian tersebut, kata dia, sekira  pukul 22.15 WIB. Dimana saat itu minimarket sudah tutup. Namun saat dirinya akan mematikan AC dan mengepel, tiba-tiba seorang pelaku membuka paksa rolling gate serta  menodongkan celurit ke arahnya untuk ditunjukan ruang brankas uang.

“Semua pake masker, topi, dan ada juga satu orang yang masih pake helm,” jelas Alfatiniani.

Pelaku, tambah dia, tidak mengambil produk minimarket. Mereka hanya membawa kabur  uang di dalam brangkas dan smartphone yang juga milik salah satu karyawan disana.(Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.