Rafid Test Massal, Tiga Warga Kota Serang Reaktif Covid-19

  • Whatsapp
rapid test
Petugas Medis penanganan Covid-19 Banten menggelar rapid test massal bagi warga Kota Serang.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Sebanyak tiga warga Kota Serang dinyatakan reaktif covid-19 setelah menjalani rapid test massal yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten sejak kemarin. Setelah dinyatakan reaktif, ketiganya dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Kepala Dinkes Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, hasil rapid test massal hari kedua di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, menemukan satu orang reaktif dari total peserta yang mengikuti sebanyak 837 orang.

Bacaan Lainnya

Hari pertama,  Dinkes juga menemukan dua warga Kota Serang yang reaktif, dari total peserta rapid test massal sebanyak 735 orang. “Sehingga total keseluruhan sampai sekarang tiga orang yang reaktif,” kata Ati, Kamis (4/6/2020).

Ati menambahkan, dalam sehari target yang mengikuti rapid test massal sebanyak 1.000 orang. Sebelum menjalani rapid test massal, masyarakat diharuskan melakukan pendaftaran terlebih dahulu secara daring.

“Meskipun pelaksanaannya drive thru, namun yang kami utamakan adalah masyarakat yang sudah melakukan pendaftaran melalui daring. Jika yang mendaftar sudah melakukan tes, masyarakat umum lainnya bisa langsung mengikuti rapid test,” jelasnya.

Diakui Ati, selama ini jika target perhari masih ada sisa, dan masih pada jam pelayanan yaitu sampai pukul 13.00 WIB, maka petugas dapat melayani meskipun belum mendaftar secara online.

“Hasilnya nanti kami bawa ke lab rujukan untuk dilakukan pemeriksaan swab PCR,” ujarnya.

Saat disinggung perkembangan hasil lab rapid test massal di Tangerang Raya, Ati mengaku hingga saat ini masih dalam proses pemeriksaan swab PCR.

Saat ini, kata Ati, Provinsi Banten sudah memiliki lima lab rujukan Covid-19, yakni Lab RSUD Kabupaten Tangerang, Lab RS Siloam Lippo Vilage Karawaci Kabupaten Tangerang, Labkesda Banten. Kota Serang, Lab RS Krakatau Medika. Kota Cilegon dan Lab FK UIN Kota Tangsel.

“Dari kelima lab rujukan itu, hanya lab RS Siloam yang belum mengajukan bantuan reagen PCR kepada kami,” jelasnya. (Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.