Puskesmas Saketi Pandeglang Klaim Vaksinasi COVID-19 Aman Masyarakat Tak Perlu Takut

oleh -
Puskesmas Saketi Pandeglang,

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Sejumlah petugas pelayanan umum, mulai dari tenaga kesehatan, Guru-guru hingga calon jemaah haji di wilayah Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, sudah dilakukan suntik vaksin covid-19 dosis kesatu.

Dari hasil observasi pasca vaksin tersebut, tidak ditemukan warga atau petugas layanan umum yang mengalami efek samping setelah disuntik vaksin, dan vaksin tersebut dinyatakan aman dalam meningkatkan antibodi.

Kepala Puskesmas Saketi, Pandeglang, Oman Firmansyah menjelaskan, sekarang ini sudah ada sebanyak 83 tenaga kesehatan di lingkungan Puskesmas Saketi yang sudah disuntik vaksin. Selain itu kata dia, ratusan petugas pelayanan umum seperti tenaga pendidik (Guru) dan calon jemaah haji yang sudah divaksin.

“Nakes di Puskesmas ini yang sudah disuntik ada sebanyak 83 orang dari sebanyak 95 sasaran vaksinasi. Namun sebagian tidak bisa disuntik vaksin lantaran mengalami penyakit penyerta,” ungkap Oman saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (18/3/2021).

BACA JUGA: Dindik Pandeglang Sambut Rencana KBM Siswa Tatap Muka di Bulan Juli

Setelah para Nakes lanjut Oman, vaksinasi tersebut juga sudah dilakukan terhadap sejumlah petugas pelayanan umum lainnya di wilayah Saketi, seperti Guru-guru atau tenaga pendidik dan juga calon jemaah haji. Namun baru sebagian saja, karena disesuaikan dengan ketersediaan vaksin tersebut.

“Kemarin sudah ada sebanyak 107 orang Guru-guru dan calon jemaah haji yang sudah disuntik vaksin dosis pertama. Kemudian nanti setelah selama 14 hari kedepan, dilakukan vaksinasi lagi dosis kedua ,” katanya.

Diterangkannya, untuk pelaksanaan vaksinasi itu pihaknya tidak serta-merta melakukan suntik vaksin kepada para peserta. Akan tetapi, sebelum disuntik peserta dicek dulu tekanan darahnya, serta kesehatan lainnya. Jika mengalami penyakit penyerta itu tidak bisa disuntik vaksin.

Setelah disuntik vaksin, selama 30 menit peserta tidak dibolehkan pulang terlebih dahulu, akan tetapi dilakukan observasi apakah pasca disuntik itu ada gejala lain atau efek samping lainnya.

“Tapi sejauh ini, tidak ditemukan peserta vaksinasi yang mengalami efek samping pasca disuntik vaksin. Artinya vaksinasi itu aman dalam menjaga kekebalan daya tahan tubuh, maka dari itu masyarakat tidak perlu takut dan was-was ketika hendak divaksin nanti,” ujarnya.

Pihaknya juga harus memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait vaksinasi covid-19 ini, baik melalui media sosial maupun turun langsung ke lapangan, dengan harapan masyarakat tidak merasa takut untuk disuntik vaksin.

“Kita terus sosialisasikan vaksinasi ini kepada masyarakat, baik melalui Medsos, turun langsung ke lapangan bahkan dalam kesempatan apapun kami terus lakukan sosialisasi,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Bagian Imunisasi Puskesmas Saketi, Kiki menambahkan, untuk vaksinasi dari dosis kesatu menuju vaksin dosis kedua itu biasanya menunggu selama 14 hari. Dan untuk vaksin dosis kedua bagi para tenaga pelayanan umum dan calon jemaah haji yang sudah disuntik vaksin beberapa hari lalu itu, akan dilakukan vaksin dosis kedua pada tanggal 30 Maret nanti.

“Untuk sasaran vaksinasi para Guru-guru atau tenaga pendidikan dan calon jemaah haji dari pendataan sebanyak 702 orang, yang sudah disuntik vaksin dosis pertama itu baru sebanyak 107 orang sesuai alokasi vaksin itu sendiri,” tandasnya.(Samsul/Hendra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.