Puluhan Mahasiswa Staisman Pandeglang Ikuti Kaderisasi PMII

  • Whatsapp
staisman
Mahasiswa Staisman mengikuti kaderisasi PMII.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Sebanyak 97 Mahasiswa dari Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Manshur (Staisman) Pandeglang, telah mengikuti kaderisasi melalui Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba), yang diselenggarakan Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) Staisman Pandelang, di gedung MUI Pandeglang, Minggu (25/10/2020).

Ketua Pelaksana Mapaba, Ilham Hidayatullah mengatakan, Mapaba PMII yang diselenggarakannya itu telah diikuti sebanyak 97 mahasiswa di Staisman Pandeglang. Kata dia, kegiatan yang dilakukan itu jelas amanat dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) organisasi PMII yang mengharuskan setiap tahunnya pengurus ditingkat komisariat melakukan Mapaba.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini kami laksanakan selama dua hari (Sabtu-Minggu). Alhamdulillah, kegiatan Mapaba ini telah diikuti 97 orang mahasiswa dari berbagai jurusan. Nantinya jika lulus tes dan sebagainya, 97 orang itu bakal menjadi anggota sah PMII Pandeglang yang dinaungi PK PMII Staisman,” ungkapnya.

Menurutnya, Mapaba yang mengusung tema “menjadikan mu’taqid, berwawasan luas dan berintegritas terhadap PMII” itu bertujuan untuk mencetak kaderi PMII yang handal, sehingga bisa bermanfaat bagi masyaraka.

“Alhamdulillah acaranya berjalan lancar, semoga 97 orang ini bisa mengabdikan dirinya untuk kemajuan organisasi PMII dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

BACA JUGA: Timses Paslon 01 Ajak Paslon 02 Bersaing Sehat pada Pilkada Pandeglang

Di tempat yang sama, Ketua PK PMII Staisman Pandeglang, Aditia Ihksan Nurrohman menegaskan, usai dilakukannya Mapaba ini, pihaknya tidak akan membiarkan anggota baru tercecer. Akan tetapi bakal memperdayakan anggota baru disetiap kegiatan dan bakal ditindaklanjuti untuk diberikan pelatihan kembali di sekretariat.

“Sebelumnya saya ucapkan selamat kepada para anggota baru yang sudah sah menjadi anggota PMII. Kedepannya, kami bakal terus memberikan wawasan kepada para anggota melalui diskusi-diskusi rutin di sekretariat dan menjadikannya kader yang militan,” tandasnya.(Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.